• Tentang UGM
  • Akademik
  • Penelitian
  • Perpustakaan
  • Pusat IT
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • PROFIL
    • SEKILAS PANDANG
    • PENGELOLA
    • PROMOTOR & KO-PROMOTOR
    • UNIT PENDUKUNG PENELITIAN
    • Prosedur Operasional Standar
  • AKADEMIK
    • PANDUAN AKADEMIK
    • Academic Guide
    • Panduan Penulisan Disertasi
    • KURIKULUM
      • KURIKULUM 2014
      • KURIKULUM 2020
    • SIMASTER
    • SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI
    • LEAFLET
  • FASILITAS
    • PERPUSTAKAAN
    • PENJAMINAN MUTU
    • AKSES JURNAL DAN EBOOK
    • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI
  • KEMAHASISWAAN & ALUMNI
    • PRESTASI MAHASISWA
    • PROMOVENDUS CLUB
    • PROFIL MAHASISWA
  • PENDAFTARAN
    • PROSEDUR
    • SYARAT
    • SELEKSI
    • JADWAL SELEKSI
    • DAFTAR
  • Home
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
  • hal. 2
Arsip:

SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan

Raih Gelar Doktor, Haiyun Nisa Angkat Isu Psikologis Litigasi Perceraian Perempuan

Rilis Senin, 30 Juni 2025

Haiyun Nisa, S.Psi., M.Psi., Psikolog., sukses meraih gelar doktor pada ujian terbuka Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada, Kamis (26/06). Penelitian yang berjudul “Tutur Batin Penggugat: Yurisprudensi Terapeutik dan Pemberdayaan Psikologis pada Perempuan Inisiator Penceraian” mengantarkan Haiyun menjadi doktor ke-6517 yang lulus dari UGM.

Ujian terbuka promosi doktor Haiyun Nisa dilaksanakan di Ruang A-203, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Sidang ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., dan menghadirkan para penguji dari kalangan akademisi terkemuka. Bertindak sebagai Promotor, Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D., Psikolog. Ko-promotor, Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D. Hadir pula sebagai anggota panitia penilai: Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog, serta anggota penilai eksternal, Prof. Dr. Nurul Hartini, S.Psi., M.Kes., Psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.

Haiyun menyoroti suara hati perempuan yang menggugat cerai karena konflik rumah tangga yang mereka alami, usaha bertahan, serta dampak emosional yang sulit mereka ceritakan ke orang lain. Ia menjelaskan bahwa proses perceraian bukan hanya melelahkan secara hukum, tetapi juga berat secara psikologis. Padahal, sebagian besar perkara perceraian di Indonesia justru diajukan oleh perempuan.

Untuk meneliti hal ini, Haiyun melibatkan para perempuan yang sedang atau pernah menggugat cerai. Penelitiannya dilakukan dalam empat tahap: menggali pengalaman mereka, membuat rencana intervensi, menjalankan program pendampingan, lalu menyusun rekomendasi kebijakan. Hasilnya menunjukkan bahwa proses hukum justru sering menimbulkan tekanan mental yang besar. Dari situ, ia mengembangkan modul pendampingan berjudul “Perempuan Tangguh” untuk membantu perempuan lebih kuat secara mental saat menjalani proses perceraian.

Penelitian ini menjadi terobosan karena menggabungkan pendekatan hukum dan psikologi yang selama ini jarang dikaji bersama. Selain membantu perempuan menghadapi proses hukum dengan lebih siap, hasil riset ini juga mendorong pentingnya layanan psikologis di pengadilan. Haiyun berharap ke depan, sistem hukum di Indonesia bisa lebih peduli pada sisi kemanusiaan dan kesehatan mental pihak yang berperkara, terutama perempuan.

“Penelitian ini bukan berarti menormalisasi perceraian, namun sebagai upaya untuk membuka ruang bagi sistem hukum agar lebih empatik dan memulihkan. Harapan saya pendekatan ini bisa mendorong perubahan pada paradigma praktik pengadilan supaya lebih responsif terhadap aspek psikologis para pihak, terutama perempuan,” ucap Haiyun dalam sambutan setelah resmi menyandang gelar doktor dengan masa studi 3 tahun, 9 bulan, 19 hari, IPK 3.92 (cumlaude). 

Penulis : Relung Fajar Sukmawati

 

Sumber: https://psikologi.ugm.ac.id/raih-gelar-doktor-haiyun-nisa-angkat-isu-psikologis-litigasi-perceraian-perempuan/

Ujian Tertutup Tri Hayuning Tyas: Mengangkat Suara Sunyi Perawatasuh Utama Penyandang Gangguan Jiwa Terpasung

Rilis Kamis, 26 Juni 2025

Yogyakarta – Pada Rabu, 25 Juni 2025, Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi salah satu mahasiswanya dari Angkatan 2018, yaitu Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A., Psikolog. Dalam ujian ini, Tri mempertahankan disertasinya yang berjudul “Metafora Pengalaman Psikologis Perawatasuh Utama Keluarga Penyandang Gangguan Jiwa Terpasung.”

Disertasi ini menawarkan pandangan yang mendalam dan reflektif terhadap realitas psikologis para perawatasuh utama dalam keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa terpasung. Dengan pendekatan eksploratif berbasis metafora, riset ini memberikan ruang bagi suara-suara yang selama ini jarang terdengar, yakni para anggota keluarga yang memikul beban emosional, sosial, dan fisik dalam merawat anggota keluarga yang mengalami keterasingan akibat kondisi mental dan pemasungan.

Struktur Tim Promotor & Penguji Ujian Tertutup

Penelitian ini mendapat dukungan penuh dari tim promotor yang terdiri dari akademisi: Promotor yaitu Prof. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Ko-promtor yaitu Prof. Byron J. Good, Ph.D. (Harvard Medical School) dan Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM). Kolaborasi lintas institusi ini memperkuat pendekatan transdisipliner yang digunakan Tri dalam menggali makna pengalaman perawatan jiwa dalam konteks keluarga dan budaya Indonesia.

Pelaksanaan Ujian Tertutup diperkaya oleh kehadiran tim penguji yang terdiri dari: Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Dra. Muhana Sofiati Utami, M.S., Ph.D., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Dr. dr. Carla Raymondalexas Marchira, SpKJ (K) (FKKMK UGM), dan Dr. J. Seno Aditya Utama, M.Si. (Fakultas Psikologi UNIKA Atma Jaya)

Para penguji memberikan apresiasi tinggi atas kepekaan tema, kedalaman metodologis, dan pendekatan reflektif-kualitatif yang digunakan dalam penelitian. Disertasi ini dinilai memiliki potensi kontribusi besar terhadap pengembangan layanan kesehatan jiwa berbasis keluarga dan kebijakan publik yang lebih manusiawi dan kontekstual.

Suara Kemanusiaan dari Balik Pemasungan

Dengan menggali metafora sebagai bentuk ekspresi emosional, disertasi ini menyajikan pemahaman mendalam tentang bagaimana perawat utama memaknai dan menanggung peran mereka dalam konteks stigma, keterbatasan layanan, dan kompleksitas dinamika keluarga. Studi ini juga menantang narasi dominan yang memandang pemasungan hanya sebagai pelanggaran hak, dengan menyoroti realitas ketidakberdayaan sistemik yang sering kali dihadapi oleh keluarga.

Selamat kepada Tri Hayuning Tyas, S.Psi., M.A., Psikolog atas keberhasilan dalam menyelesaikan Ujian Tertutup. Semoga disertasi ini menjadi pijakan penting dalam membangun sistem dukungan yang lebih empatik dan inklusif bagi keluarga dan penyintas gangguan jiwa di Indonesia.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Ujian Tertutup Yohanes Kartika Herdiyanto: Gagas Model Perawatan Humanistik bagi Penyintas Skizofrenia Berbasis Budaya Jawa

Rilis Jumat, 20 Juni 2025

Yogyakarta – Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi salah satu mahasiswanya, Yohanes Kartika Herdiyanto, S.Psi., M.A., dari angkatan 2018, pada Kamis, 19 Juni 2025. Dalam ujian ini, Yohanes mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Perawatasuhan Penyintas Skizofrenia untuk Mencapai Pemulihan pada Konteks Budaya Jawa.”

Disertasi ini berangkat dari keprihatinan atas tingginya angka Years Lived with Disability (YLDs) pada individu dengan skizofrenia, meskipun tingkat mortalitas gangguan ini rendah. Penelitian Yohanes menyoroti pentingnya pendekatan pemulihan yang bukan hanya universal dan medis, tetapi juga mempertimbangkan konteks budaya lokal, khususnya budaya Jawa.

Pendekatan Etnografi dan Penemuan Pola Relasional Budaya

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dan melibatkan partisipan dari dua setting: keluarga Jawa yang memiliki anggota dengan skizofrenia (n=12) dan layanan kesehatan mental di DIY (n=20). Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, grand tour, analisis dokumen, dan artefak relevan, serta wawancara kelompok. Analisis dilakukan secara reflektif dan tematik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model perawatasuhan yang berorientasi pada pemulihan dalam konteks budaya Jawa menekankan pola hubungan pengasuhan yang penuh kasih sayang (ngemong) oleh keluarga, serta hubungan profesional yang humanis (nguwongke) oleh tenaga kesehatan mental. Kedua pola tersebut bertujuan memfasilitasi pemulihan yang bermakna dan menumbuhkan harapan hidup bagi penyintas skizofrenia.

Struktur Tim Ujian dan Apresiasi Akademik

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Psikologi UGM. Tim pembimbing Yohanes terdiri dari Prof. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog sebagai Promotor, Dr. Wenty Marina Minza, M.A., dan Made Diah Lestari, S.Psi, M.Psi, Ph.D., Psikolog sebagai Ko-Promotor.

Adapun tim penguji dalam ujian ini adalah: Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog; Dra. Muhana Sofiati Utami, M.S., Ph.D., Psikolog; Restu Tri Handoyo, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog; Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D. (FKKMK UGM).

Para penguji memberikan apresiasi atas pendekatan kontekstual dan kearifan lokal yang digunakan Yohanes dalam merancang model intervensi pemulihan. Disertasi ini dinilai mampu memberi sumbangan signifikan terhadap pengembangan praktik kesehatan mental berbasis budaya di Indonesia.

Selamat kepada Yohanes Kartika Herdiyanto atas pencapaiannya. Semoga hasil penelitiannya memberi manfaat luas bagi keluarga, tenaga profesional, dan sistem layanan kesehatan jiwa di Indonesia.

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Psikologi UGM dalam Dialog Global: Kiprah Dua Mahasiswa Doktoral di WADEM Congress Tokyo 2025

Rilis Selasa, 20 Mei 2025

Yogyakarta – Dua mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berkontribusi dalam forum akademik internasional bergengsi 23rd WADEM Congress on Disaster and Emergency Medicine yang diselenggarakan oleh World Association for Disaster and Emergency Medicine (WADEM) pada tanggal 2–6 Mei 2025. Bertempat di Keio Plaza Hotel, Shinjuku City, Tokyo, Jepang, kongres tahun ini mengusung tema “Governance in the Face of VUCA: The Power of Knowledge, Courage, and Solidarity in Health Systems.”

Kehadiran mahasiswa doktor UGM dalam kongres ini tidak hanya menjadi bentuk partisipasi akademik global, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan riset lintas bidang, terutama yang berkaitan dengan isu kebencanaan dan layanan kesehatan darurat.

 

Yuli Arinta Dewi: Ketahanan Petugas Respon Bencana di Asia Tenggara

Mahasiswa doktoral UGM, Yuli Arinta Dewi, mempresentasikan penelitiannya yang berjudul “Intervention for Enhancing Disaster Responder Resilience in Southeast Asia: A Scoping Review.” Artikel ini merupakan hasil kolaborasi lintas institusi bersama Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D., Psikolog dan Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada, Mochammad Masrikhan dari University of Queensland, serta Mizan Bustanul Fuady dari Kobe University.

Penelitian ini mengulas berbagai bentuk intervensi yang bertujuan meningkatkan ketahanan psikologis para petugas respon bencana di kawasan Asia Tenggara. Melalui metode scoping review, Yuli dan timnya memetakan pendekatan intervensi yang efektif serta tantangan dalam implementasinya, termasuk aspek budaya dan sumber daya lokal yang memengaruhi keberhasilan program. Hasil studi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas mental para tenaga respon darurat dalam menghadapi kondisi krisis yang tidak terduga.

 

Siti Makhmudah: Peran Hipnosis dalam Perawatan Medis

Mahasiswa doktor lainnya, Siti Makhmudah, turut mempresentasikan artikel berjudul “Exploring the Role of Hypnosis in Medical Care: A Bibliometric Analysis and Narrative Review.” Penelitian ini dilakukan bersama promotornya, Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog.

Dalam presentasinya, Siti menelusuri kontribusi hipnosis sebagai pendekatan pendukung dalam perawatan medis dari sudut pandang bibliometrik dan naratif. Artikel ini mengeksplorasi tren global dalam penerapan hipnosis, mulai dari pengurangan kecemasan hingga dukungan psikologis dalam situasi klinis. Dengan mengidentifikasi kekuatan dan tantangan dari praktik ini, Siti berharap riset ini dapat membuka jalan bagi pengintegrasian hipnosis dalam pendekatan medis yang lebih holistik dan humanistik.

 

Representasi UGM dalam Forum Internasional

Kehadiran Yuli dan Siti dalam WADEM Congress 2025 tidak hanya mencerminkan kualitas akademik mahasiswa doktor UGM, tetapi juga memperkuat peran institusi dalam dialog ilmiah internasional, khususnya dalam isu-isu kebencanaan, kesehatan darurat, dan psikologi terapan.

Dengan semangat kolaborasi dan keberanian untuk berkontribusi dalam tantangan global, partisipasi mereka diharapkan dapat membuka peluang baru untuk kerja sama riset dan penerapan ilmu psikologi dalam penanganan krisis kemanusiaan dan layanan kesehatan yang lebih responsif dan berbasis bukti.

Menjembatani Ilmu dan Praktik Clinical Hypnosis: Danang Setyo Budi Baskoro Resmi Menjadi Doktor Psikologi UGM

Rilis Jumat, 28 Maret 2025

Yogyakarta – Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencetak lulusan doktor berkualitas. Pada Kamis, 27 Maret 2025, Danang Setyo Budi Baskoro, S.Psi., M.Psi., mahasiswa angkatan 2020, sukses menyelesaikan Ujian Tertutup dan meraih gelar doktor setelah menyelesaikan disertasinya yang berjudul “Clinical Hypnosis untuk Meningkatkan Subjective Well-Being (SWB) dan Quality of Life (QoL) pada Individu dengan Depresi”.

Disertasi yang Mengupas Hypnosis sebagai Pendekatan dalam Kesejahteraan Mental

Dalam disertasinya, Danang menyoroti efektivitas clinical hypnosis dalam meningkatkan subjective well-being dan quality of life pada individu dengan depresi. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi intervensi psikologis dalam meningkatkan kesejahteraan emosional serta memperbaiki kualitas hidup individu yang mengalami gangguan mental.

Danang menjelaskan bahwa penggunaan hypnosis dalam terapi psikologis masih belum banyak diterapkan secara luas di Indonesia. “Hypnosis bukan sekadar sugesti, tetapi memiliki dasar ilmiah yang kuat untuk membantu individu dengan depresi mengelola emosi, meningkatkan kesejahteraan subjektif, dan memperbaiki kualitas hidup mereka. Dengan penelitian ini, saya ingin membuktikan bahwa clinical hypnosis bisa menjadi pendekatan efektif dalam mendukung terapi psikologis konvensional,” ungkapnya.

Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi akademis, tetapi juga memiliki implikasi praktis dalam dunia klinis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para psikolog dan praktisi kesehatan mental dalam merancang intervensi berbasis hypnosis yang lebih efektif dan terukur bagi individu dengan depresi.

Tim Penguji Ujian Tertutup

Proses Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., sebagai ketua tim penguji. Tim penguji terdiri dari para akademisi dan praktisi psikologi klinis yang memberikan masukan serta evaluasi mendalam terhadap disertasi Danang. Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med,Sc., Ph.D., Psikolog, selaku Promotor, serta Galang Lufityanto, M.Psi., Ph.D., Psikolog, sebagai Ko-promotor.

Selain itu, Dr. Muhana Sofiati Utami, M.S., Psikolog dari Fakultas Psikologi UGM, serta Prof. dr. Ova Emillia, M.Med.Ed., Ph.D., Sp.OG(K) dari Fakultas Kedokteran UGM turut memberikan perspektif dari sisi psikologi klinis dan kesehatan mental. Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si., dari RSUP Dr. Sardjito, juga berperan sebagai penguji dengan pengalaman luas dalam praktik klinis, sehingga memberikan masukan berharga dalam aspek aplikatif penelitian ini.

Para penguji memberikan apresiasi tinggi terhadap penelitian Danang, terutama dalam pendekatan interdisipliner yang menggabungkan psikologi klinis, terapi hypnosis, serta aspek kesehatan mental yang lebih luas. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan metode terapi baru yang dapat memperkaya strategi intervensi bagi individu dengan depresi.

Keberhasilan Danang dalam menyelesaikan Ujian Tertutup ini menjadi bukti komitmen Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Selamat kepada Dr. Danang Setyo Budi Baskoro atas pencapaian luar biasa ini!

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Mahasiswi Doktoral Ilmu Psikologi UGM Raih Hak Cipta Modul Training of Trainer bagi Pendamping Perempuan Pencari Keadilan

Rilis Senin, 17 Maret 2025

Sebuah pencapaian membanggakan kembali diraih oleh sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM). Haiyun Nisa, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM, pada awal Maret lalu berhasil memperoleh pengakuan Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atas modul yang disusunnya. Modul tersebut berjudul Modul Training of Trainer (TOT) bagi Pendamping Perempuan Pencari Keadilan “Perempuan Tangguh”: Program Pemberdayaan Psikologis pada Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum Perdata.

Modul ini merupakan hasil penelitian dan pengembangan yang selaras dengan topik disertasi yang tengah dikerjakan oleh Haiyun. Lebih dari sekadar dokumen akademik, modul ini merupakan instrumen yang dirancang untuk membantu para pendamping perempuan pencari keadilan dalam mendukung perempuan yang terlibat dalam kasus hukum perdata, dengan memberikan pemberdayaan psikologis, meningkatkan ketahanan mental, serta membekali perempuan dengan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan hukum yang dialami.

Dalam penyusunannya, Haiyun tidak bekerja sendiri. Ia menyusun modul ini bersama promotornya, Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D., Psikolog. Kolaborasi antara mahasiswa dan promotor ini menghasilkan modul yang tidak hanya berbasis akademik tetapi juga memiliki aplikasi langsung dalam dunia nyata.

Pemberdayaan Perempuan Melalui Psikologi

Keberadaan modul ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para pendamping perempuan pencari keadilan dalam mendukung klien mereka secara psikologis. Tidak sedikit perempuan yang menghadapi kasus hukum perdata mengalami tekanan psikologis yang berat, baik akibat proses hukum yang berlarut-larut maupun karena ketidakpastian yang mereka hadapi. Dengan modul ini, pendamping dapat memberikan intervensi psikologis yang tepat guna meningkatkan ketahanan mental dan kesejahteraan emosional perempuan yang mereka dampingi.

Pengakuan Hak Cipta: Langkah Menuju Implementasi Lebih Luas

Pengakuan Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI merupakan langkah awal dalam upaya implementasi modul ini secara lebih luas. Dengan adanya perlindungan hak cipta, modul ini memiliki legalitas yang kuat dan dapat digunakan oleh berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk lembaga bantuan hukum, organisasi non-pemerintah, serta instansi pemerintah yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan keadilan hukum.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa penelitian akademik dapat memiliki dampak langsung dalam upaya mewujudkan keadilan sosial, khususnya bagi perempuan yang tengah berjuang mendapatkan hak-haknya dalam sistem hukum perdata di Indonesia. Diharapkan semakin banyak perempuan yang mendapatkan pendampingan psikologis yang memadai sehingga mampu menghadapi proses hukum dengan lebih kuat dan percaya diri.

Mobilitas Akademik ke Belanda: Persiapan Mahasiswa Doktoral dalam Workshop ISS Erasmus+

Rilis Kamis, 6 Maret 2025

Pada Rabu, 5 Maret 2025, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan Introduction Workshop ISS Erasmus+ Programme (Learning Mobility) secara hybrid di Ruang D-506 Fakultas Psikologi UGM dan daring via Zoom Meeting. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan perspektif youth studies di lingkup penelitian psikologi, sekaligus membantu mahasiswa doktoral dalam mempersiapkan seleksi learning mobility yang akan dilaksanakan pada September 2026.

Workshop ini menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Roy Huijsmans dari International Institute of Social Studies (ISS), Erasmus University Rotterdam, serta Wenty Marina Minza dari Fakultas Psikologi UGM. Keduanya memberikan wawasan tentang bagaimana pendekatan youth studies dapat diintegrasikan dalam penelitian psikologi, terutama dalam konteks disertasi mahasiswa doktoral.

Antusiasme Peserta dan Dampak Kegiatan
Workshop ini dihadiri oleh tujuh mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Psikologi yang memiliki minat besar terhadap program ini dan pendekatan youth studies dalam penelitian mereka. Workshop ini mendapat sambutan yang sangat baik dari para peserta. Mereka mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan ahli di bidang youth studies serta mendapatkan tips praktis dalam mempersiapkan aplikasi untuk program learning mobility.

Beberapa peserta menyatakan bahwa workshop ini membuka wawasan mereka mengenai pendekatan multidisiplin dalam penelitian psikologi, terutama dalam mengkaji isu-isu yang berkaitan dengan anak muda di berbagai konteks sosial dan budaya. Selain itu, mereka merasa lebih siap dalam menyusun proposal yang kompetitif, menyelaraskan tema penelitian mereka dengan kerangka youth studies, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah mereka di tingkat internasional.

Harapan ke Depan
Dengan adanya workshop ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa doktoral yang tertarik dan siap berpartisipasi dalam ISS Erasmus+ Programme. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan mobilitas akademik ke Belanda, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian di tingkat global.
Ke depan, Fakultas Psikologi UGM berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan akademik yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa doktoral, khususnya dalam hal penelitian dan publikasi ilmiah. Semoga semakin banyak mahasiswa yang dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan keilmuan dan memperluas jejaring akademik mereka di kancah internasional.

Mengukur Makna Memaafkan dalam Pernikahan: Mahasiswa Doktor Ilmu Psikologi UGM Publikasikan Penelitian di Jurnal Ilmiah

publikasiRilis Senin, 10 Februari 2025

Endah Puspita Sari, mahasiswa Doktor Ilmu Psikologi UGM berhasil menerbitkan hasil penelitiannya yang berjudul “Cross-cultural adaptation and factor structure investigation of the Marital Forgiveness Scale” dalam jurnal ilmiah.

Penelitian ini berfokus pada adaptasi dan validasi Marital Forgiveness Scale (MFS) ke dalam konteks budaya Indonesia, sebuah instrumen psikologi yang mengukur kecenderungan seseorang untuk memaafkan dalam pernikahan. Mengingat bahwa kemampuan memaafkan merupakan faktor kunci dalam menjaga keharmonisan rumah tangga, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana pasangan suami-istri di Indonesia menavigasi konflik dan membangun hubungan yang sehat.

Adaptasi Marital Forgiveness Scale ke Konteks Budaya Indonesia

Penelitian ini melibatkan 330 pasangan milenial yang berpartisipasi dalam survei online dan offline. Proses adaptasi dilakukan melalui penerjemahan dan penyesuaian budaya, dilanjutkan dengan uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan bahwa instrumen ini dapat mengukur kecenderungan memaafkan secara akurat dalam masyarakat Indonesia.

Temuan Utama dari Penelitian Ini:

  • MFS versi Indonesia memiliki validitas dan reliabilitas yang baik, menunjukkan bahwa skala ini dapat digunakan untuk mengukur kecenderungan memaafkan dalam pernikahan
  • Dua dimensi utama dalam MFS, yaitu positif dan negatif, tetap terbukti relevan dalam konteks budaya Indonesia.
  • Analisis lebih lanjut menemukan adanya perbedaan gender dalam dimensi negatif, yang mengindikasikan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki kecenderungan berbeda dalam cara mereka memproses konflik dan memaafkan pasangan.

Dengan adanya instrumen yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, studi ini diharapkan dapat:

  • Mendukung penelitian lebih lanjut mengenai forgiveness dalam pernikahan di Indonesia.
  • Menjadi referensi bagi konselor dan psikolog dalam membantu pasangan menghadapi konflik dan membangun hubungan yang lebih harmonis.
  • Memberikan wawasan bagi pasangan suami-istri mengenai pentingnya memaafkan dalam menjaga keseimbangan emosi dan ketahanan pernikahan.

Akses Lengkap Penelitian

Publikasi ini merupakan kontribusi berharga bagi dunia akademik dan praktik psikologi klinis. Hasil penelitian ini dapat diakses melalui tautan berikut:

🔗 https://journal.walisongo.ac.id/index.php/Psikohumaniora/article/view/22463

Selamat kepada Endah Puspita Sari atas pencapaiannya yang luar biasa! Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat yang luas dalam pengembangan ilmu psikologi serta membantu pasangan dalam membangun pernikahan yang lebih harmonis.

Mahasiswa Doktor Ilmu Psikologi UGM Berkontribusi dalam Kajian Psikologi Kebencanaan

publikasiRilis Senin, 10 Februari 2025

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan kiprah akademiknya melalui publikasi penelitian di jurnal ilmiah internasional. Nevi Kurnia Arianti berhasil menerbitkan hasil penelitiannya yang berjudul “Determinants of Helping Behaviour among Community-Based Disaster Volunteers in Yogyakarta”, yang membahas faktor-faktor yang memengaruhi perilaku sukarelawan dalam upaya penanggulangan bencana.  

Menelisik Determinan Perilaku Sukarelawan Bencana

Penelitian ini menyoroti peran sukarelawan berbasis komunitas sebagai elemen kunci dalam kesiapsiagaan bencana, terutama di daerah rawan seperti Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi ini melibatkan 292 sukarelawan dan dianalisis menggunakan Covariance-Based Structural Equation Modeling (CB-SEM) untuk memahami faktor yang memengaruhi perilaku membantu.  

Hasil penelitian mengungkap bahwa:  

  • Perilaku altruistik dipengaruhi oleh norma personal dan tingkat ketergantungan.
  • Perilaku egoistik lebih banyak dipengaruhi oleh norma sosial dan tingkat ketergantungan.

Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan program sukarelawan tidak hanya bergantung pada semangat individu untuk membantu, tetapi juga pada lingkungan sosial yang mendukung dan membentuk perilaku tersebut. Oleh karena itu, penguatan kapasitas sukarelawan harus dilakukan melalui pendekatan multidimensi, yang mencakup:

  • Penguatan nilai dan norma sosial, agar perilaku membantu menjadi budaya yang melekat dalam komunitas.
  • Pengembangan keterampilan personal, sehingga sukarelawan memiliki kesiapan mental dan emosional yang lebih baik dalam menghadapi situasi bencana.
  • Dukungan eksternal, seperti penyediaan peralatan standar, pelatihan kesiapsiagaan bencana, serta sistem pendampingan psikososial bagi para sukarelawan.

Dengan adanya strategi yang lebih komprehensif, diharapkan sukarelawan tidak hanya menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana, tetapi juga memiliki daya tahan psikologis yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Kontribusi bagi Psikologi Kebencanaan

Publikasi ini menjadi kontribusi penting dalam bidang psikologi kebencanaan dan diharapkan dapat memberikan wawasan dalam meningkatkan kesiapsiagaan komunitas menghadapi bencana.  

Akses Lengkap Penelitian

🔗 Baca publikasi lengkapnya di:

https://jurnal.usk.ac.id/IJDM/article/download/34871/pdf

 

Selamat kepada Nevi Kurnia Arianti atas pencapaian ini! Semoga hasil penelitian ini dapat menjadi referensi berharga dalam upaya memperkuat peran sukarelawan dalam mitigasi bencana. 

Mengawali 2025 dengan Prestasi: Mahasiswa Doktor Ilmu Psikologi UGM Angkat Kearifan Lokal ke Kancah Akademik Global

publikasiRilis Senin, 10 Februari 2025

Mahasiswa Program Doktor Ilmu Psikologi UGM kembali menorehkan prestasi akademik dengan publikasi di jurnal ilmiah internasional bereputasi. Kali ini, penelitian yang membahas “rasa rumangsa” —konsep empati dan kesadaran diri dalam budaya Jawa— berhasil menembus kancah internasional, menunjukkan bagaimana kearifan lokal dapat memberikan kontribusi bagi pemahaman psikologi global.  

Menelusuri Makna “Rasa Rumangsa” dalam Budaya Jawa

Dalam penelitiannya yang berjudul “Empathy and self-awareness (rasa rumangsa) in the Javanese cultural context”, Sheilla Varadhila Peristianto, mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM, mengupas tuntas peran rasa rumangsa dalam membangun harmoni sosial dan kesejahteraan mental.  

Melalui studi kualitatif dengan 153 partisipan, penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam, diskusi kelompok (FGD), dan kuesioner terbuka. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara sistematis menggunakan open coding, axial coding, dan selective coding untuk mengungkap definisi, dimensi, aspek, serta proses terbentuknya rasa rumangsa.  

Temuan Penting: Rasa Rumangsa sebagai Kunci Kesejahteraan Mental

Hasil penelitian ini mengungkap bahwa perilaku rumangsa tidak hanya menjadi norma sosial dalam budaya Jawa, tetapi juga memiliki dampak nyata pada kesehatan mental. Individu yang memiliki rasa rumangsa yang tinggi cenderung lebih mampu mengelola kecemasan dan frustrasi, sehingga lebih siap menghadapi tantangan sosial dan emosional.  

Dengan publikasi ini, Sheilla Varadhila Peristianto tidak hanya memperkenalkan konsep rasa rumangsa ke dunia akademik global, tetapi juga membuka peluang penelitian lebih lanjut di bidang psikologi budaya dan kesejahteraan mental.  

Akses Lengkap Penelitian

🔗 Baca publikasi lengkapnya di: 

https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/1354067X251315737 

Selamat atas pencapaian luar biasa ini! Semoga penelitian ini semakin menginspirasi kajian psikologi berbasis kearifan lokal di masa depan.

123
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
doktor.psikologi[at]ugm.ac.id
Doktor Ilmu Psikologi UGM
doktorpsikologiugm
+62 822 2720 5719
+62 (274) 550435
+62 (274) 550435

Profil

  • Sekilas Pandang
  • Pengelola
  • Promotor & Ko-Promotor
  • Unit Pendukung Penelitian

Akademik

  • Panduan Akademik
  • Kurikulum 2014
  • Kurikulum 2020
  • Simaster
  • Sistem Informasi Terintegrasi

Fasilitas

  • PERPUSTAKAAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • AKSES JURNAL DAN EBOOK
  • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Kemahasiswaan & Alumni

  • Prestasi Mahasiswa
  • Promovendus Club
  • Profil Mahasiswa

© 2021 Universitas Gadjah Mada