• Tentang UGM
  • Akademik
  • Penelitian
  • Perpustakaan
  • Pusat IT
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • PROFIL
    • SEKILAS PANDANG
    • PENGELOLA
    • PROMOTOR & KO-PROMOTOR
    • UNIT PENDUKUNG PENELITIAN
    • Prosedur Operasional Standar
  • AKADEMIK
    • PANDUAN AKADEMIK
    • Academic Guide
    • Panduan Penulisan Disertasi
    • KURIKULUM
      • KURIKULUM 2014
      • KURIKULUM 2020
    • SIMASTER
    • SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI
    • LEAFLET
  • FASILITAS
    • PERPUSTAKAAN
    • PENJAMINAN MUTU
    • AKSES JURNAL DAN EBOOK
    • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI
  • KEMAHASISWAAN & ALUMNI
    • PRESTASI MAHASISWA
    • PROMOVENDUS CLUB
    • PROFIL MAHASISWA
  • PENDAFTARAN
    • PROSEDUR
    • SYARAT
    • SELEKSI
    • JADWAL SELEKSI
    • DAFTAR
  • Home
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas
Arsip:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas

Ryan Sugiarto Bahas Konsep “Manungsa Tanpa Tenger” dalam Ujian Tertutup Disertasi Ilmu Psikologi UGM

Rilis Jumat, 13 Maret 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswa doktor Ryan Sugiarto, S.Psi., M.A. pada Jumat, 13 Maret 2026. Dalam ujian tersebut, Ryan mempresentasikan serta mempertahankan disertasinya yang berjudul “Manungsa Tanpa Tenger: Konsep dan Proses.”

Disertasi ini mengangkat kajian konseptual mengenai “manungsa tanpa tenger”, sebuah gagasan yang merefleksikan dinamika identitas dan kebermaknaan manusia dalam proses kehidupan. Melalui pendekatan akademik yang integratif, penelitian ini berupaya menggali pemahaman mengenai bagaimana individu memaknai diri, arah hidup, serta proses psikologis yang menyertainya.

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog (Kaprodi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM) sebagai Ketua Penguji. Dalam proses bimbingan disertasi, Ryan dibimbing oleh Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D. sebagai Promotor serta Dr. Wenty Marina Mirza, M.A. sebagai Ko-promotor.

Adapun tim penguji yang turut memberikan evaluasi akademik dalam ujian ini terdiri dari Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog, Pdt. Stefanus Christian Haryono, MACF., Ph.D. (Universitas Kristen Duta Wacana) , Dr. H. Fahrudin Faiz, S.Ag., M.Ag. (Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), serta Dr. Mohammad Mahpur, M.Si. (Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).

Dalam pemaparannya, Ryan menjelaskan bahwa konsep “manungsa tanpa tenger” dapat dipahami sebagai refleksi tentang manusia yang berada dalam proses pencarian makna, arah, serta identitas dalam perjalanan hidupnya.

“Manungsa tanpa tenger menggambarkan manusia yang sedang berada dalam proses memahami dirinya—sebuah perjalanan untuk menemukan makna, arah, dan identitas dalam kehidupan,” ungkap Ryan dalam presentasinya.

Diskusi dalam ujian berlangsung dinamis dengan berbagai perspektif dari para penguji yang berasal dari latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari psikologi hingga kajian humaniora dan spiritualitas. Keragaman perspektif ini memperkaya pembahasan mengenai konsep manusia, makna hidup, serta proses psikologis yang menyertainya.

Melalui pelaksanaan Ujian Tertutup ini, Ryan Sugiarto memperoleh berbagai masukan akademik yang konstruktif dari tim penguji guna menyempurnakan disertasinya sebelum melanjutkan ke tahapan ujian berikutnya.

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM mengapresiasi dedikasi dan upaya akademik yang telah ditunjukkan dalam penelitian ini. Diharapkan, temuan dan gagasan dalam disertasi ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian psikologi, khususnya dalam memahami dinamika manusia dalam proses pencarian makna dan identitas diri.

Sovi Septania Presentasikan Disertasi tentang Kesejahteraan Digital

Rilis Senin, 16 Februari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswa doktor Sovi Septania, M.Psi., Psikolog pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Sovi mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Dari Konsep Kesejahteraan Psikologis Konvensional Menuju Kesejahteraan Digital: Integrasi Konseptual, Eksplorasi Kualitatif, dan Validasi Psikometrik.”

Disertasi ini mengangkat isu yang semakin relevan di era transformasi digital, yaitu bagaimana konsep kesejahteraan psikologis perlu dipahami kembali dalam konteks kehidupan yang semakin terhubung dengan teknologi. Melalui pendekatan integrasi konseptual, eksplorasi kualitatif, serta pengujian validitas psikometrik, penelitian ini berupaya mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kesejahteraan individu dalam lanskap digital yang terus berkembang.

Dalam pemaparannya, Sovi menjelaskan bahwa perubahan pola interaksi manusia di ruang digital turut memengaruhi cara individu mengalami dan memaknai kesejahteraan.

“Konsep kesejahteraan psikologis yang selama ini kita gunakan sebagian besar dikembangkan dalam konteks kehidupan offline. Padahal, saat ini pengalaman manusia banyak terjadi di ruang digital, sehingga penting untuk memahami bagaimana kesejahteraan juga terbentuk dalam konteks tersebut,” jelas Sovi dalam presentasinya.

Ujian Tertutup tersebut dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. sebagai Ketua Penguji. Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si. sebagai Promotor dan Haidar Buldan Thontowi, M.A., Ph.D. sebagai Ko-Promotor.

Adapun tim penguji yang memberikan telaah akademik dalam ujian ini terdiri dari Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, Dr. Rahkman Ardi, M.Psych (Fakultas Psikologi Universitas Airlangga), serta Dr. Prasetyo Budi Widodo, M.Si. (Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro).

Dalam sesi diskusi, para penguji menyoroti pentingnya pengembangan konsep kesejahteraan psikologis yang adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi. Melalui pelaksanaan Ujian Tertutup ini, Sovi Septania memaparkan hasil penelitian disertasinya di hadapan tim penguji sekaligus menerima berbagai masukan akademik yang konstruktif untuk penyempurnaan disertasi sebelum melanjutkan ke tahapan ujian berikutnya.

Penelitian ini tidak hanya memperkaya kajian teoretis mengenai kesejahteraan psikologis, tetapi juga membuka ruang refleksi baru mengenai bagaimana individu memaknai kesejahteraan di tengah interaksi yang semakin intens dengan teknologi digital. Dengan demikian, studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi, khususnya dalam memahami dinamika kesejahteraan manusia di era digital.

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi akademik yang telah ditunjukkan dalam penelitian ini, serta berharap temuan disertasi tersebut dapat menjadi pijakan bagi penelitian lanjutan maupun pengembangan praktik psikologi yang lebih responsif terhadap perubahan zaman.

Medianta Tarigan Kembangkan Inovasi Inovasi Situational Judgment Test dalam Pengukuran Kepribadian

Rilis Kamis, 12 Februari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup pada Selasa, 10 Februari 2026, atas nama Medianta Tarigan, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Medianta mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan dan Evaluasi Properti Psikometrik Situational Judgment Test dengan Diagnostic Classification Model: Implementasi pada Pengukuran Kepribadian Five Factor Model.”

Ujian dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua, serta dihadiri oleh tim Promotor dan penguji yang terdiri dari Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. (Promotor), Agung Santoso, M.A., Ph.D. (Ko-promotor), Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si. (Fakultas Psikologi UGM), Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Prof. Dr. Ali Ridho, M.Si. (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), dan Dr. Eviana Hikamudin, S.Pd., M.M. (Fakultas Ilmu Pendidikan UPI).

Mengukur Kepribadian dalam Konteks Situasional
Disertasi Medianta berfokus pada pengembangan Situational Judgment Test (SJT) yang dianalisis menggunakan Diagnostic Classification Model (DCM) untuk mengukur kepribadian berdasarkan kerangka Five Factor Model. SJT sendiri merupakan bentuk asesmen yang menyajikan skenario situasional dan meminta partisipan memilih respons yang dianggap paling tepat. Namun, dalam pemaparannya, Medianta menekankan satu hal yang menarik: “Dalam konteks SJT, tidak memilih itu termasuk sebuah pilihan.” Pernyataan tersebut menyoroti bahwa dalam pengukuran berbasis situasi, setiap respons—bahkan ketidakhadiran respons—memiliki makna psikologis yang dapat dianalisis secara sistematis. Dengan memadukan pendekatan SJT dan Diagnostic Classification Model, penelitian ini berupaya menghasilkan alat ukur yang tidak hanya memberikan skor global, tetapi juga mampu mengidentifikasi pola atribut psikologis yang lebih spesifik pada individu.

Kontribusi bagi Pengembangan Asesmen Psikologi
Penelitian ini menjadi langkah inovatif dalam pengembangan asesmen kepribadian yang lebih kontekstual dan diagnostik. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya metode pengukuran psikologi yang lebih presisi, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan asesmen modern—baik di ranah pendidikan, organisasi, maupun riset lanjutan. Diskusi dalam ujian berlangsung dinamis, dengan berbagai masukan konstruktif dari tim penguji terkait penguatan model, interpretasi atribut, serta peluang pengembangan lebih lanjut di masa mendatang.

Melalui penelitian ini, Medianta tidak hanya mengembangkan instrumen pengukuran, tetapi juga memperluas cara kita memahami respons manusia dalam konteks situasional—bahwa setiap pilihan, bahkan diam sekalipun, mengandung makna. Semoga hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu psikometri dan asesmen kepribadian di Indonesia.

Penulis: Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

 

Menelusuri Pertumbuhan Pascatrauma pada Emerging Adults: Amalia Rahmandani Jalani Ujian Tertutup Doktor Ilmu Psikologi UGM

Rilis Selasa, 13 Januari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada pada Senin, 12 Januari 2026 menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswanya atas nama Amalia Rahmandani, S.Psi., M.Psi. (NIM 21/486358/SPS/00379). Dalam ujian ini, Amalia mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Pertumbuhan Pascatrauma Mahasiswa Periode Emerging Adulthood Penyintas Trauma Kompleks Relasional dalam Keluarga.”

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua. Disertasi Amalia disusun dengan bimbingan Prof. Dr. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog sebagai Promotor dan Muhana Sofiati Utami, M.S., Ph.D., Psikolog sebagai Ko-promotor.

Tim Penguji yang memberikan telaah kritis dan masukan akademik terdiri dari Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.S., Psikolog, Dr. Arum Febriani, M.A., Anastasia Ediati, M.Sc., Ph.D., Psikolog (Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro), dan Dr. Ike Herdiana, M.Psi., Psikolog (Fakultas Psikologi Universitas Airlangga).

Membaca Trauma, Memahami Pertumbuhan

Dalam presentasinya, Amalia menyoroti bagaimana pengalaman trauma kompleks relasional di dalam keluarga membentuk dinamika kepribadian dan memengaruhi proses pertumbuhan pascatrauma pada individu di fase emerging adulthood.

“Trauma yang dimiliki dari kecil dari partisipan itu membentuk personality dari partisipan tersebut yang berpengaruh pada pertumbuhan pascatrauma,” ujar Amalia. 

Ia juga menambahkan bahwa, “Pada fase emerging adulthood mungkin pertumbuhan pascatrauma akan berbeda dengan ketika sudah di fase setelahnya,” menegaskan pentingnya konteks perkembangan dalam memahami proses pemulihan psikologis.

Menanggapi temuan tersebut, salah satu Penguji, Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.S., Psikolog, menekankan bahwa hubungan antara trauma dan pertumbuhan tidak bersifat linier. “Trauma kompleks relasional keluarga itu tidak memengaruhi langsung pertumbuhan pascatrauma,” ujarnya, menggarisbawahi peran faktor-faktor lain seperti regulasi emosi, dukungan sosial, dan makna personal dalam proses pemulihan.

Secara praktis, penelitian ini memiliki implikasi penting bagi berbagai pihak. Bagi peneliti, temuan ini membuka peluang pengembangan model yang lebih komprehensif tentang pemulihan trauma. Bagi praktisi kesehatan mental, hasil riset ini dapat menjadi dasar penyusunan intervensi yang lebih sensitif terhadap konteks relasional dan fase perkembangan. Di sisi lain, bagi perguruan tinggi dan pembuat kebijakan, studi ini menggarisbawahi pentingnya sistem dukungan psikososial bagi mahasiswa penyintas trauma.

Melalui Ujian Tertutup ini, Amalia tidak hanya menghadirkan kajian ilmiah tentang trauma dan pemulihan, tetapi juga membawa suara pengalaman psikologis yang kerap tersembunyi di balik kehidupan akademik mahasiswa. Disertasi ini menjadi pengingat bahwa di balik pencapaian akademik, terdapat proses manusiawi yang sarat dengan luka, makna, dan keberanian untuk bertumbuh. 

Ujian Tertutup Fadillah: Inovasi Game-Based Assessment untuk Pengukuran Psikologis yang Lebih Objektif

Rilis Jumat, 9 Januari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswa doktor atas nama Fadillah, S.Psi., M.Psi., Psikolog pada Jumat, 9 Januari 2026. Dalam ujian ini, Fadillah mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Model Theory-Driven Pengembangan Game-Based Assessment dan Perumusan Evaluasi Properti Psikometrinya.”

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D serta dihadiri secara penuh oleh Tim Promotor dan Tim Penguji. Tim Promotor terdiri Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. (Promotor) dan Agung Santoso, M.A., Ph.D (Ko-promotor). Tim Penguji terdiri dari Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si., Dr. Ridwan Saptoto, S. Psi, M. A., Psikolog, Dr. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng. (Program Studi  Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta), dan Dr. Prasetyo Budi Widodo, M.Si. (Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro). Kehadiran lintas keahlian—mulai dari psikologi, psikometri, hingga informatika—menunjukkan kuatnya pendekatan interdisipliner dalam penelitian yang diusung.

Menghadirkan Pendekatan Baru dalam Pengukuran Psikologis

Dalam pemaparannya, Fadillah menjelaskan bahwa disertasinya berangkat dari keterbatasan metode pengukuran psikologi berbasis self-report, yang kerap dipengaruhi bias sosial dan kesadaran partisipan terhadap tujuan pengukuran. Melalui pendekatan game-based assessment yang dikembangkan secara theory-driven, pengukuran perilaku dapat dilakukan secara lebih alami dan dinamis.

“Pengukuran behaviour-based itu bisa mendapatkan hasil yang variatif, berbeda dengan pengukuran self-report,” ungkap Fadillah dalam presentasinya.

Model yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada aspek desain permainan, tetapi juga pada perumusan dan evaluasi properti psikometrik, sehingga tetap memenuhi standar ilmiah dalam asesmen psikologi.

Diskusi Kritis dan Apresiasi dari Tim Penguji

Sesi diskusi berlangsung aktif dan mendalam. Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog, salah satu penguji, menyoroti potensi besar pendekatan ini dalam memahami pola keputusan partisipan.

“Pola decision tertentu dari gamers itu bisa ditarik seperti apa personality dari gamers,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Agung Santoso, M.A., Ph.D. selaku Ko-promotor sekaligus penguji menekankan nilai objektivitas dari pengukuran berbasis permainan.

“Pengukuran psikologi yang menggunakan game-based assessment seperti ini bisa jadi lebih objektif, karena partisipan tidak bisa menduga kalau merespons seperti apa akan menghasilkan kesimpulan apa,” ujarnya.

Kontribusi Ilmiah dan Relevansi Praktis

Disertasi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode asesmen psikologis inovatif, khususnya dalam konteks digital dan teknologi. Pendekatan yang diusulkan membuka peluang penerapan yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, organisasi, maupun riset psikologi eksperimental, dengan tetap menjaga ketepatan pengukuran secara ilmiah.

Pelaksanaan Ujian Tertutup berlangsung dengan lancar dan penuh diskusi konstruktif, mencerminkan kualitas akademik serta relevansi riset yang dikembangkan. Disertasi ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi pengembangan asesmen psikologi.

Presentasi Kemajuan Disertasi: Ruang Refleksi, Arah, dan Percepatan Studi Mahasiswa Doktor Ilmu Psikologi UGM

Rilis Selasa, 16 Desember 2025

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Presentasi Kemajuan Penelitian Disertasi bagi mahasiswa tingkat akhir pada Jumat, 12 Desember dan Senin, 15 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa yang mengajukan perpanjangan masa studi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang akademik yang reflektif dan dialogis, tempat mahasiswa dapat mengomunikasikan perkembangan penelitian disertasinya sekaligus memperoleh masukan yang konstruktif dari para Promotor dan pengelola program studi. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM, Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, para Promotor mahasiswa, serta Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog selaku salah satu anggota Tim Komite Akademik Program Studi.

Dalam sesi presentasi, mahasiswa memaparkan perkembangan terkini penelitian disertasi, rencana publikasi ilmiah, serta penyusunan timeline studi yang disesuaikan dengan kondisi dan dinamika penelitian yang dijalani. Diskusi yang berlangsung memberikan ruang bagi mahasiswa untuk meninjau kembali arah penelitian dan menyusun langkah-langkah strategis yang lebih terukur dan realistis.

Sesi 1 – Jumat, 12 Desember 2025

Sebanyak 10 mahasiswa mengikuti presentasi pada sesi pertama. Salah satu Promotor yang hadir adalah Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog, yang membimbing tiga mahasiswa doktor pada sesi ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya ketajaman refleksi mahasiswa terhadap proses penelitian yang sedang dijalani, serta konsistensi dan kedisiplinan dalam menjaga arah penelitian agar tetap fokus dan dapat diselesaikan secara bertahap namun berkelanjutan.

Sesi 2 – Senin, 15 Desember 2025

Sesi kedua juga diikuti oleh 10 mahasiswa dengan kehadiran dua Promotor, yaitu  Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog dan Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog.

Dalam sesi ini, Prof. Subandi menyoroti pentingnya komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan antara mahasiswa dan Promotor. Melalui komunikasi yang jelas mengenai progres maupun tantangan penelitian, mahasiswa dan Promotor dapat memiliki pemahaman yang selaras terhadap posisi dan arah studi. Subandi juga mengingatkan mahasiswa untuk lebih cermat dalam memilih target jurnal publikasi dengan mempertimbangkan kredibilitas dan kesesuaian fokus jurnal.

Sementara itu, Dr. Nida Ul Hasanat menggarisbawahi dinamika penelitian disertasi yang melibatkan institusi khusus, seperti rumah sakit, yang sering kali menghadirkan tantangan di luar perencanaan awal. Ia mendorong mahasiswa untuk menyusun strategi penelitian yang fleksibel dan adaptif, misalnya dengan menjalankan beberapa tahapan secara paralel. Pendekatan ini dinilai dapat membantu mahasiswa tetap bergerak maju tanpa kehilangan arah penelitian. Nida juga menekankan pentingnya diskusi mengenai target jurnal publikasi sejak awal bersama Promotor.

Di kedua sesi, Ketua Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM secara konsisten menyampaikan bahwa studi doktoral merupakan proses pembelajaran yang dijalani secara bertahap dan bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang proses yang dijalani secara baik dengan pendampingan dan evaluasi yang berkelanjutan. Tantangan, termasuk dalam hal manajemen waktu, dipandang sebagai bagian dari proses yang dapat dikelola melalui langkah-langkah yang praktis dan terencana.

Melalui kegiatan ini, Program Studi berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh umpan balik akademik, tetapi juga mendapatkan kejelasan arah, penguatan motivasi, serta strategi yang lebih adaptif dalam menuntaskan studi doktoral secara bermakna dan bertanggung jawab.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Ujian Tertutup Doktor Hartanto, M.A.: Mengurai Gim Kognitif dan Keputusan Moral

Rilis Rabu, 10 Desember 2025

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi Hartanto, M.A. (NIM 19/450338/SPS/00350) pada Selasa, 9 Desember 2025. Disertasi yang diujikan berjudul “Gim Cognitive Flexibility dan Inhibitory Control Memiliki Efek Berkebalikan Terhadap Kecepatan Keputusan Moral pada Laki-Laki dan Perempuan.”

Penelitian ini berangkat dari kerangka dual process model, yang menjelaskan bagaimana keputusan moral terbentuk dari dua sumber daya kognitif utama. Namun, belum banyak penelitian yang benar-benar menguji bagaimana masing-masing dimensi kognitif—khususnya cognitive flexibility dan inhibitory control—mempengaruhi kecepatan keputusan moral lintas jenis kelamin. Dengan pendekatan eksperimental berbasis gim, penelitian Hartanto menawarkan sudut pandang baru yang lebih minim bias dibandingkan asesmen kognitif tradisional.

Tim Penguji Lintas Keilmuan dan Lembaga

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Psikologi UGM. Tim Promotor terdiri dari Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A., sebagai Promotor dan Dra. Sri Kusrohmaniah, M.Si., Ph.D., Psikolog, Psikolog sebagai Ko-promotor.

Adapun tim penguji lainnya meliputi: Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Supra Wimbarti, M.Sc., Ph.D., Psikolog (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia – Komisi Ilmu Sosial Jakarta), Prof. Ir. Djoko Budiyanto S., M.Eng., Ph.D., (Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya), dan Dr. Wisnu Wiradhany, S.Psi., M.A., (Fakultas Psikologi UNIKA Indonesia Atma Jaya Jakarta).

Kehadiran para penguji dari berbagai disiplin dan lembaga—mulai dari psikologi, teknologi industri, hingga keilmuan sosial—menjadikan proses ujian ini kaya perspektif. Ragam latar belakang keilmuan ini memperkaya diskusi akademik serta memperkuat ketepatan analisis terhadap penelitian yang dilakukan Hartanto.

Intisari Penelitian: Ketika Gim Mengungkap Cara Kita Memutuskan Hal yang Benar

Melibatkan 61 partisipan mahasiswa, penelitian ini menggunakan desain 2×2×3 factorial mixed design, dengan tiga jenis gim yang mewakili tiga fungsi eksekutif: inhibitory control, cognitive flexibility, dan working memory.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak ada perbedaan antara kelompok atau jenis kelamin secara umum, terdapat perbedaan signifikan pada kecepatan keputusan moral antar jenis gim. Beberapa temuan penting yang menarik adalah:

  • Ada interaksi antara jenis gim dan jenis kelamin:
    • Perempuan mengambil keputusan moral lebih cepat setelah memainkan gim inhibitory control dibandingkan cognitive flexibility.
    • Sebaliknya, laki-laki mengambil keputusan lebih cepat setelah memainkan gim cognitive flexibility dibandingkan inhibitory control.
  • Temuan ini menunjukkan bahwa masing-masing fungsi eksekutif berkontribusi berbeda terhadap proses pengambilan keputusan moral dan dapat menghasilkan pola yang saling berlawanan antar jenis kelamin.

Penelitian ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang dinamika keputusan moral, tetapi juga membuka diskusi baru tentang bagaimana fungsi eksekutif dapat dimanfaatkan dalam konteks moral dilemma dan pengembangan intervensi kognitif berbasis gim.

Kontribusi Ilmiah

Melalui pendekatan berbasis gim yang inovatif, disertasi ini menegaskan bahwa keputusan moral bukanlah proses yang tunggal, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi unik dari berbagai fungsi eksekutif. Hasil penelitian Hartanto membuka peluang baru dalam studi psikologi kognitif, moral dilemma, serta penggunaan gim sebagai alat stimulasi dan asesmen.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Ujian Tertutup Disertasi Radhiya Bustan: Menghadirkan Perspektif Baru tentang Konseling Pernikahan dalam Psikologi Islam

Rilis Sabtu, 6 Desember 2025

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada pada Jumat, 5 Desember 2025 kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup Program Doktor melalui penelitian disertasi Radhiya Bustan, M.Soc.Sc., Psikolog (NIM 21/484874/SPS/373), yang mengangkat tema penting namun masih jarang dieksplorasi secara mendalam yakni: “Konseling Pernikahan dalam Perspektif Psikologi Islam”. Topik ini tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat Muslim terhadap pendekatan konseling yang selaras dengan nilai spiritual dan tujuan pernikahan dalam ajaran Islam.

Tim Penguji Lintas Keilmuan dan Lembaga

Ujian ini dipimpin oleh Sekretaris Senat Fakultas Psikologi UGM, Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog sebagai ketua penguji. Tim Promotor terdiri dari Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog (Promotor) dan Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog (Ko-promotor). Ujian semakin kaya perspektif melalui kehadiran para penguji dari berbagai institusi dan bidang keahlian, yaitu Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog, Dr. Rizqi Nur’aini A’yuninnisa, S.Psi., M.Sc., Prof. Dr. Zahrotun Nihayah, M.Si. (Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), serta Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog (Fakultas Psikologi UII). Kehadiran para pakar lintas lembaga ini memperlihatkan komitmen kuat terhadap penilaian akademik yang objektif, mendalam, dan berperspektif multidisiplin.

Sorotan Disertasi: Integrasi Psikologi Islam dalam Konseling Pernikahan

Penelitian disertasi Radhiya Bustan menawarkan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu psikologi terapan, khususnya dalam konteks keluarga Muslim. Ia mengidentifikasi adanya kesenjangan antara kebutuhan pasangan Muslim dengan metode konseling konvensional yang selama ini lebih menekankan aspek psikososial. Pendekatan psikologi Islam, sebaliknya, memandang manusia sebagai makhluk multidimensional mencakup aspek spiritual, moral, sosial, dan kehidupan akhirat.

Dengan menggunakan desain mixed method, penelitian ini menyajikan tiga studi komplementer yang membangun satu narasi besar.

Studi 1 — Memetakan Tren Riset

Melalui peninjauan 76 artikel konseling dan psikoterapi pernikahan dalam satu dekade terakhir, Radhiya menemukan bahwa pendekatan yang secara eksplisit merujuk pada perspektif Islam masih sangat minim. Ini sekaligus menegaskan adanya ruang akademik dan praktis yang perlu diisi.

Studi 2 — Menemukan Hakikat Pernikahan melalui Maqāṣid

Dengan menganalisis 90 ayat Al-Qur’an yang memuat akar kata terkait pernikahan, studi ini mengidentifikasi tujuh tujuan hakiki pernikahan: menyempurnakan iman, menciptakan ketenteraman, menjamin rezeki, menjaga nasab dan kemuliaan, membangun peradaban, serta mewujudkan kebahagiaan dunia–akhirat. Temuan ini menjadi fondasi filosofis konseling pernikahan perspektif Islam.

Studi 3 — Menguji Protokol Konseling pada Pasangan Nyata

Dalam penelitian kasus tunggal pada tiga pasangan, konseling berbasis perspektif Islam terbukti meningkatkan pemahaman pasangan tentang hakikat pernikahan secara signifikan, sekaligus mengurangi kegelisahan yang dialami selama proses intervensi. Menariknya, intervensi tidak hanya menjawab kebutuhan emosional–kognitif, tetapi juga menyentuh dimensi hati nurani (conscience) klien — sebuah wilayah yang kerap luput dalam konseling konvensional.

Kontribusi Penting untuk Praktik Konseling di Indonesia

Disertasi ini menempatkan diri sebagai salah satu upaya serius untuk mengembangkan model konseling pernikahan yang berakar pada nilai-nilai Islam, tanpa meninggalkan prinsip ilmiah psikologi. Pendekatan ini menawarkan alternatif bagi para praktisi, terutama konselor pernikahan, untuk menghadirkan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan kultural dan spiritual pasangan Muslim di Indonesia.

Penelitian Radhiya diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam praktik konseling — baik sebagai model preventif untuk membangun pondasi pernikahan yang sehat, maupun sebagai model kuratif bagi pasangan yang sedang menghadapi dinamika rumah tangga.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Menghadirkan HypnoDiaCare: Terobosan Integratif dari Ujian Tertutup Disertasi Martaria Rizky Rinaldi

Rilis Jumat, 5 Desember 2025

Pada Kamis, 4 Desember 2025 Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi kandidat doktor Program Studi Doktor Ilmu Psikologi. Pada kesempatan ini, Martaria Rizky Rinaldi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mempresentasikan disertasinya yang berjudul “HypnoDiaCare untuk Individu dengan Diabetes Mellitus Tipe 2: dari Pemetaan Bukti dan Pengembangan Intervensi Hingga Uji Terkontrol Acak dan Evaluasi Psikofisiologis.”

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Ketua Senat Fakultas Psikologi UGM, Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog. Selain itu, Ujian Tertutup ini dihadiri oleh jajaran Tim Promotor Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog (Promotor), Prof. Em. Gilles Van Luijtelaar, Ph.D. (Ko-promotor), dan Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog (Ko-promotor). Tim Penguji terdiri dari Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog, Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A., Prof. Dr. Aris Sudiyanto, dr., Sp.KJ., Subsp. P.K (K) (Fakultas Kedokteran UNS), dan Vina Yanti Susanti, M.Sc., Ph.D., SpPD-KEMD (FKKMK UGM). Kehadiran para pakar dari psikologi klinis, biopsikologi, kesehatan, kedokteran, hingga endokrinologi menjadikan proses ujian ini kaya perspektif dan memperkuat kedalaman diskusi ilmiah.

Mengapa HypnoDiaCare Diperlukan?

Diabetes bukan sekadar kondisi medis; ia adalah perjalanan panjang yang menguras fisik, emosi, hingga kognisi. Banyak penyandang DMT2 bergulat dengan stres, kelelahan mental, dan rendahnya keyakinan diri dalam mengelola penyakit mereka. Martaria memulai penelitiannya dari titik ini—menyadari bahwa edukasi medis saja tidak cukup jika tubuh dan pikiran tidak harmonis.

HypnoDiaCare lahir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Intervensi ini memadukan edukasi manajemen diri diabetes dengan clinical hypnosis untuk meningkatkan relaksasi, kesiapan kognitif, serta keseimbangan psikofisiologis. Pendekatan ini menempatkan manusia sebagai satu kesatuan—bukan sekadar pasien dengan angka gula darah, melainkan individu dengan pengalaman afektif dan fisiologis yang saling bertaut.

Empat Pilar Penelitian: Dari Pemetaan Bukti hingga Uji Klinis

Disertasi ini tersusun atas empat studi yang saling terkait, dibangun dengan metodologi yang kuat dan pendekatan interdisipliner.

1. Scoping Review

Dengan menelaah 76 artikel, penelitian ini menunjukkan bahwa meski clinical hypnosis memiliki potensi besar dalam penanganan penyakit kronis, studi terkontrol acak untuk DMT2 masih sangat jarang. Celah inilah yang ingin dijembatani HypnoDiaCare.

2. Pengembangan Modul

Martaria merancang modul yang sistematis, tervalidasi oleh pakar, dan dirumuskan untuk mudah diterapkan baik dalam konteks klinis maupun komunitas.

3. Randomized Controlled Trial

Dalam uji terkontrol acak, HypnoDiaCare menunjukkan efektivitas yang menonjol. Intervensi ini terbukti lebih unggul dibanding edukasi standar maupun kelompok kontrol dalam meningkatkan manajemen diri dan memperbaiki kualitas hidup.

4. Evaluasi Psikofisiologis

Menggunakan alat seperti HRV, EEG, GSR, dan SpO₂, penelitian ini menangkap perubahan nyata dalam regulasi fisiologis peserta. Ditambah analisis naratif berupa pengalaman subjektif, hasilnya menunjukkan konvergensi antara relaksasi tubuh, ketenangan emosional, dan keterarahan pikiran.

Sumbangan Intelektual: Menyatukan Kognisi, Emosi, dan Tubuh

Disertasi ini menyentuh titik penting dalam psikologi kesehatan: perlunya pendekatan yang tidak memisahkan aspek mental dan fisik. HypnoDiaCare menawarkan model intervensi yang bekerja serentak pada kognisi, afek, dan tubuh, sejalan dengan paradigma biopsikologis modern. Lebih dari sekadar produk ilmiah, penelitian ini membuka jalan baru bagi penanganan DMT2 di Indonesia—sebuah model yang bukan hanya berbasis bukti, tetapi juga manusiawi.

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM Laksanakan Visitasi Audit Mutu Internal 2025

Rilis Senin, 17 November 2025

Yogyakarta – Pada Jumat, 14 November 2025, Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan Visitasi Audit Mutu Internal (AMI) untuk tahun pemeriksaan 2025 dengan periode pemantauan tahun 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Prodi dalam menjaga, meningkatkan, dan memastikan mutu layanan akademik sesuai standar penjaminan mutu internal UGM.

Kolaborasi Auditor Eksternal dan Internal Fakultas

Visitasi AMI tahun ini menghadirkan dua auditor eksternal universitas, yaitu: Prof. Ir. Diah Tri Widayati, M.P., Ph.D., IPU. (Fakultas Peternakan UGM) dan Dr. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc. (Fakultas Biologi UGM). Dari Fakultas Psikologi UGM, kegiatan ini juga dihadiri oleh Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D. – Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerja Sama, Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog – Ketua Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Haidar Buldan Thontowi, S.Psi., M.A., Ph.D. – Ketua Jaminan Mutu Fakultas, serta tenaga kependidikan dan asisten Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM. Keterlibatan berbagai pihak ini menegaskan bahwa kegiatan AMI merupakan proses evaluasi yang dilakukan secara terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.

Meninjau Komitmen Prodi dalam Peningkatan Mutu Akademik

Dalam visitasi ini, auditor meninjau komitmen Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM dalam menindaklanjuti rekomendasi AMI tahun sebelumnya. Fokus utama pembahasan adalah progres perubahan struktur kurikulum program doktor yang telah berjalan intensif sepanjang tahun 2025.

Adapun tindak lanjut terkait perubahan struktur kurikulum  yang dipaparkan kepada auditor, meliputi:

  1. Pembentukan Tim Evaluasi Kurikulum melalui SK Dekan Fakultas Psikologi UGM.
  2. Dokumentasi progres perubahan kurikulum dalam rentang Januari–Juli 2025 melalui logbook rapat dan koordinasi.
  3. Penyusunan Progress Report Evaluasi Kurikulum Program Doktor 2020, selesai pada Agustus 2025.
  4. Pelaksanaan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan mahasiswa, alumni, Ko-Promotor, dan Promotor untuk memperkaya perspektif kebutuhan kurikulum masa depan.

Rangkaian agenda tersebut mendapatkan apresiasi dari auditor sebagai bentuk keseriusan Prodi dalam membangun kurikulum yang relevan, adaptif, dan selaras dengan dinamika perkembangan ilmu psikologi global.

Catatan Penting: Masa Studi Mahasiswa Doktor

Dalam sesi diskusi lanjutan, auditor menyoroti salah satu isu strategis, yaitu rata-rata masa studi mahasiswa program doktor yang masih berada di atas standar ideal UGM (4 tahun). Auditor memberikan serangkaian rekomendasi dan berbagai pengalaman terkait hal itu yang sudah diterapkan di Fakultas asal auditor. Masukan ini direspons positif oleh pihak Prodi sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan program doktoral.

Komitmen Berkelanjutan Menuju Standar Mutu Unggul

Visitasi AMI tahun 2025 menjadi momen reflektif bagi Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM dalam menguatkan tata kelola akademik sekaligus membangun sistem pembelajaran yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pencapaian mutu unggul.

Prodi berkomitmen untuk terus menindaklanjuti saran auditor serta mendorong inovasi dalam tata kelola kurikulum, pembimbingan, dan layanan akademik demi mendukung lahirnya lulusan doktor yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat.

123…5
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
doktor.psikologi[at]ugm.ac.id
Doktor Ilmu Psikologi UGM
doktorpsikologiugm
+62 822 2720 5719
+62 (274) 550435
+62 (274) 550435

Profil

  • Sekilas Pandang
  • Pengelola
  • Promotor & Ko-Promotor
  • Unit Pendukung Penelitian

Akademik

  • Panduan Akademik
  • Kurikulum 2014
  • Kurikulum 2020
  • Simaster
  • Sistem Informasi Terintegrasi

Fasilitas

  • PERPUSTAKAAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • AKSES JURNAL DAN EBOOK
  • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Kemahasiswaan & Alumni

  • Prestasi Mahasiswa
  • Promovendus Club
  • Profil Mahasiswa

© 2021 Universitas Gadjah Mada