• Tentang UGM
  • Akademik
  • Penelitian
  • Perpustakaan
  • Pusat IT
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • PROFIL
    • SEKILAS PANDANG
    • PENGELOLA
    • PROMOTOR & KO-PROMOTOR
    • UNIT PENDUKUNG PENELITIAN
    • Prosedur Operasional Standar
  • AKADEMIK
    • PANDUAN AKADEMIK
    • Academic Guide
    • Panduan Penulisan Disertasi
    • KURIKULUM
      • KURIKULUM 2014
      • KURIKULUM 2020
    • SIMASTER
    • SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI
    • LEAFLET
  • FASILITAS
    • PERPUSTAKAAN
    • PENJAMINAN MUTU
    • AKSES JURNAL DAN EBOOK
    • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI
  • KEMAHASISWAAN & ALUMNI
    • PRESTASI MAHASISWA
    • PROMOVENDUS CLUB
    • PROFIL MAHASISWA
  • PENDAFTARAN
    • PROSEDUR
    • SYARAT
    • SELEKSI
    • JADWAL SELEKSI
    • DAFTAR
  • Home
  • Rilis

The Influence of Transformational Leadership, Trust in Supervisor and Organizational Citizenship Behavior on the Nurse Service Quality

  • Rilis
  • 24 November 2011, 03.48
  • Oleh : psikologi

Muhammad Cholil
NIM: 05/1610/PS

I.  Introduction
Hospital business activities encompass huge potentials in the present as well as in the future. The factors that influence service quality, the determining factor in the success of the hospital, have to be understood and realized. Essentially, the factors are related to the integration of the function and role of leader, employees and customers. Leadership behavior should always be oriented towards customer’s interest by creating and developing employee’s behavior that comprises extraordinary efforts, which is not always associated with formal functions and financial compensation system. On the other side, leadership behavior should also enhance employee’s capability and working spirit, especially those in the front lines who directly interact with patients. Among those factors are the establishment of trust in leadership as a foundation and positive expectation of realization of employee’s  various interests. The head of hospital should  implement numerous policies to develop behavior that will build employee’s trust in leader as a mediation of the  development of extra function behavior to achieve the service quality that meets the patient’s expectation.

Selengkapnya

Related Posts

Medianta Tarigan Kembangkan Inovasi Inovasi Situational Judgment Test dalam Pengukuran Kepribadian

Rilis Kamis, 12 Februari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup pada Selasa, 10 Februari 2026, atas nama Medianta Tarigan, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Medianta mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan dan Evaluasi Properti Psikometrik Situational Judgment Test dengan Diagnostic Classification Model: Implementasi pada Pengukuran Kepribadian Five Factor Model.”

Ujian dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua, serta dihadiri oleh tim Promotor dan penguji yang terdiri dari Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. (Promotor), Agung Santoso, M.A., Ph.D. (Ko-promotor), Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si. (Fakultas Psikologi UGM), Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Prof. Dr. Ali Ridho, M.Si. (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), dan Dr. Eviana Hikamudin, S.Pd., M.M. (Fakultas Ilmu Pendidikan UPI).

Mengukur Kepribadian dalam Konteks Situasional
Disertasi Medianta berfokus pada pengembangan Situational Judgment Test (SJT) yang dianalisis menggunakan Diagnostic Classification Model (DCM) untuk mengukur kepribadian berdasarkan kerangka Five Factor Model. SJT sendiri merupakan bentuk asesmen yang menyajikan skenario situasional dan meminta partisipan memilih respons yang dianggap paling tepat. Namun, dalam pemaparannya, Medianta menekankan satu hal yang menarik: “Dalam konteks SJT, tidak memilih itu termasuk sebuah pilihan.” Pernyataan tersebut menyoroti bahwa dalam pengukuran berbasis situasi, setiap respons—bahkan ketidakhadiran respons—memiliki makna psikologis yang dapat dianalisis secara sistematis. Dengan memadukan pendekatan SJT dan Diagnostic Classification Model, penelitian ini berupaya menghasilkan alat ukur yang tidak hanya memberikan skor global, tetapi juga mampu mengidentifikasi pola atribut psikologis yang lebih spesifik pada individu.

Kontribusi bagi Pengembangan Asesmen Psikologi
Penelitian ini menjadi langkah inovatif dalam pengembangan asesmen kepribadian yang lebih kontekstual dan diagnostik. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya metode pengukuran psikologi yang lebih presisi, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan asesmen modern—baik di ranah pendidikan, organisasi, maupun riset lanjutan. Diskusi dalam ujian berlangsung dinamis, dengan berbagai masukan konstruktif dari tim penguji terkait penguatan model, interpretasi atribut, serta peluang pengembangan lebih lanjut di masa mendatang.

Melalui penelitian ini, Medianta tidak hanya mengembangkan instrumen pengukuran, tetapi juga memperluas cara kita memahami respons manusia dalam konteks situasional—bahwa setiap pilihan, bahkan diam sekalipun, mengandung makna. Semoga hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu psikometri dan asesmen kepribadian di Indonesia.

Penulis: Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

 

Open House Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM 2026

agenda Kamis, 5 Februari 2026

Berencana melanjutkan studi ke jenjang doktoral, namun masih memiliki berbagai pertanyaan seputar kesiapan akademik, proses perkuliahan, riset, hingga prospek setelah lulus?

Open House Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM hadir sebagai ruang berbagi dan dialog untuk membantu rekan-rekan calon mahasiswa mempersiapkan langkah akademik secara lebih matang dan terarah. Melalui sesi ini, rekan-rekan calon mahasiswa akan memperoleh gambaran komprehensif mengenai dinamika studi doktoral dan perjalanan akademik di Psikologi UGM.

✨ Empowering Minds, Elevating Impact Mari mengenal proses, tantangan, dan peluang studi doktoral di Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM.

🗓 Sabtu, 14 Februari 2026
⏰ 09.00–11.30 WIB
📍 Zoom Meeting

🔗 Registrasi Pendaftaran: https://bit.ly/OHPsiUGM2026

Narahubung

https://wa.me/6282227205719 (Prodi S3)
https://wa.me/625228705240 (Isti)

Jangan lewatkan kesempatan untuk memantapkan langkah menuju jenjang doktoral! Langkah besar dimulai dari informasi yang tepat 🙌🏻

Menelusuri Pertumbuhan Pascatrauma pada Emerging Adults: Amalia Rahmandani Jalani Ujian Tertutup Doktor Ilmu Psikologi UGM

Rilis Selasa, 13 Januari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada pada Senin, 12 Januari 2026 menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswanya atas nama Amalia Rahmandani, S.Psi., M.Psi. (NIM 21/486358/SPS/00379). Dalam ujian ini, Amalia mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Pertumbuhan Pascatrauma Mahasiswa Periode Emerging Adulthood Penyintas Trauma Kompleks Relasional dalam Keluarga.”

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. selaku Ketua. Disertasi Amalia disusun dengan bimbingan Prof. Dr. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog sebagai Promotor dan Muhana Sofiati Utami, M.S., Ph.D., Psikolog sebagai Ko-promotor.

Tim Penguji yang memberikan telaah kritis dan masukan akademik terdiri dari Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.S., Psikolog, Dr. Arum Febriani, M.A., Anastasia Ediati, M.Sc., Ph.D., Psikolog (Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro), dan Dr. Ike Herdiana, M.Psi., Psikolog (Fakultas Psikologi Universitas Airlangga).

Membaca Trauma, Memahami Pertumbuhan

Dalam presentasinya, Amalia menyoroti bagaimana pengalaman trauma kompleks relasional di dalam keluarga membentuk dinamika kepribadian dan memengaruhi proses pertumbuhan pascatrauma pada individu di fase emerging adulthood.

“Trauma yang dimiliki dari kecil dari partisipan itu membentuk personality dari partisipan tersebut yang berpengaruh pada pertumbuhan pascatrauma,” ujar Amalia. 

Ia juga menambahkan bahwa, “Pada fase emerging adulthood mungkin pertumbuhan pascatrauma akan berbeda dengan ketika sudah di fase setelahnya,” menegaskan pentingnya konteks perkembangan dalam memahami proses pemulihan psikologis.

Menanggapi temuan tersebut, salah satu Penguji, Prof. Dr. Sofia Retnowati, M.S., Psikolog, menekankan bahwa hubungan antara trauma dan pertumbuhan tidak bersifat linier. “Trauma kompleks relasional keluarga itu tidak memengaruhi langsung pertumbuhan pascatrauma,” ujarnya, menggarisbawahi peran faktor-faktor lain seperti regulasi emosi, dukungan sosial, dan makna personal dalam proses pemulihan.

Secara praktis, penelitian ini memiliki implikasi penting bagi berbagai pihak. Bagi peneliti, temuan ini membuka peluang pengembangan model yang lebih komprehensif tentang pemulihan trauma. Bagi praktisi kesehatan mental, hasil riset ini dapat menjadi dasar penyusunan intervensi yang lebih sensitif terhadap konteks relasional dan fase perkembangan. Di sisi lain, bagi perguruan tinggi dan pembuat kebijakan, studi ini menggarisbawahi pentingnya sistem dukungan psikososial bagi mahasiswa penyintas trauma.

Melalui Ujian Tertutup ini, Amalia tidak hanya menghadirkan kajian ilmiah tentang trauma dan pemulihan, tetapi juga membawa suara pengalaman psikologis yang kerap tersembunyi di balik kehidupan akademik mahasiswa. Disertasi ini menjadi pengingat bahwa di balik pencapaian akademik, terdapat proses manusiawi yang sarat dengan luka, makna, dan keberanian untuk bertumbuh. 

Ujian Tertutup Fadillah: Inovasi Game-Based Assessment untuk Pengukuran Psikologis yang Lebih Objektif

Rilis Jumat, 9 Januari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswa doktor atas nama Fadillah, S.Psi., M.Psi., Psikolog pada Jumat, 9 Januari 2026. Dalam ujian ini, Fadillah mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Model Theory-Driven Pengembangan Game-Based Assessment dan Perumusan Evaluasi Properti Psikometrinya.”

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D serta dihadiri secara penuh oleh Tim Promotor dan Tim Penguji. Tim Promotor terdiri Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. (Promotor) dan Agung Santoso, M.A., Ph.D (Ko-promotor). Tim Penguji terdiri dari Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si., Dr. Ridwan Saptoto, S. Psi, M. A., Psikolog, Dr. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng. (Program Studi  Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta), dan Dr. Prasetyo Budi Widodo, M.Si. (Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro). Kehadiran lintas keahlian—mulai dari psikologi, psikometri, hingga informatika—menunjukkan kuatnya pendekatan interdisipliner dalam penelitian yang diusung.

Menghadirkan Pendekatan Baru dalam Pengukuran Psikologis

Dalam pemaparannya, Fadillah menjelaskan bahwa disertasinya berangkat dari keterbatasan metode pengukuran psikologi berbasis self-report, yang kerap dipengaruhi bias sosial dan kesadaran partisipan terhadap tujuan pengukuran. Melalui pendekatan game-based assessment yang dikembangkan secara theory-driven, pengukuran perilaku dapat dilakukan secara lebih alami dan dinamis.

“Pengukuran behaviour-based itu bisa mendapatkan hasil yang variatif, berbeda dengan pengukuran self-report,” ungkap Fadillah dalam presentasinya.

Model yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada aspek desain permainan, tetapi juga pada perumusan dan evaluasi properti psikometrik, sehingga tetap memenuhi standar ilmiah dalam asesmen psikologi.

Diskusi Kritis dan Apresiasi dari Tim Penguji

Sesi diskusi berlangsung aktif dan mendalam. Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog, salah satu penguji, menyoroti potensi besar pendekatan ini dalam memahami pola keputusan partisipan.

“Pola decision tertentu dari gamers itu bisa ditarik seperti apa personality dari gamers,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Agung Santoso, M.A., Ph.D. selaku Ko-promotor sekaligus penguji menekankan nilai objektivitas dari pengukuran berbasis permainan.

“Pengukuran psikologi yang menggunakan game-based assessment seperti ini bisa jadi lebih objektif, karena partisipan tidak bisa menduga kalau merespons seperti apa akan menghasilkan kesimpulan apa,” ujarnya.

Kontribusi Ilmiah dan Relevansi Praktis

Disertasi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode asesmen psikologis inovatif, khususnya dalam konteks digital dan teknologi. Pendekatan yang diusulkan membuka peluang penerapan yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, organisasi, maupun riset psikologi eksperimental, dengan tetap menjaga ketepatan pengukuran secara ilmiah.

Pelaksanaan Ujian Tertutup berlangsung dengan lancar dan penuh diskusi konstruktif, mencerminkan kualitas akademik serta relevansi riset yang dikembangkan. Disertasi ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi pengembangan asesmen psikologi.

Universitas Gadjah Mada

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
doktor.psikologi[at]ugm.ac.id
Doktor Ilmu Psikologi UGM
doktorpsikologiugm
+62 822 2720 5719
+62 (274) 550435
+62 (274) 550435

Profil

  • Sekilas Pandang
  • Pengelola
  • Promotor & Ko-Promotor
  • Unit Pendukung Penelitian

Akademik

  • Panduan Akademik
  • Kurikulum 2014
  • Kurikulum 2020
  • Simaster
  • Sistem Informasi Terintegrasi

Fasilitas

  • PERPUSTAKAAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • AKSES JURNAL DAN EBOOK
  • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Kemahasiswaan & Alumni

  • Prestasi Mahasiswa
  • Promovendus Club
  • Profil Mahasiswa

© 2021 Universitas Gadjah Mada