• Tentang UGM
  • Akademik
  • Penelitian
  • Perpustakaan
  • Pusat IT
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • PROFIL
    • SEKILAS PANDANG
    • PENGELOLA
    • PROMOTOR & KO-PROMOTOR
    • UNIT PENDUKUNG PENELITIAN
    • Prosedur Operasional Standar
  • AKADEMIK
    • PANDUAN AKADEMIK
    • Academic Guide
    • Panduan Penulisan Disertasi
    • KURIKULUM
      • KURIKULUM 2014
      • KURIKULUM 2020
    • SIMASTER
    • SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI
    • LEAFLET
  • FASILITAS
    • PERPUSTAKAAN
    • PENJAMINAN MUTU
    • AKSES JURNAL DAN EBOOK
    • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI
  • KEMAHASISWAAN & ALUMNI
    • PRESTASI MAHASISWA
    • PROMOVENDUS CLUB
    • PROFIL MAHASISWA
  • PENDAFTARAN
    • PROSEDUR
    • SYARAT
    • SELEKSI
    • JADWAL SELEKSI
    • DAFTAR
  • Home
  • ujian tertutup
  • ujian tertutup
Arsip:

ujian tertutup

Ujian Tertutup Doktor Hartanto, M.A.: Mengurai Gim Kognitif dan Keputusan Moral

Rilis Rabu, 10 Desember 2025

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi Hartanto, M.A. (NIM 19/450338/SPS/00350) pada Selasa, 9 Desember 2025. Disertasi yang diujikan berjudul “Gim Cognitive Flexibility dan Inhibitory Control Memiliki Efek Berkebalikan Terhadap Kecepatan Keputusan Moral pada Laki-Laki dan Perempuan.”

Penelitian ini berangkat dari kerangka dual process model, yang menjelaskan bagaimana keputusan moral terbentuk dari dua sumber daya kognitif utama. Namun, belum banyak penelitian yang benar-benar menguji bagaimana masing-masing dimensi kognitif—khususnya cognitive flexibility dan inhibitory control—mempengaruhi kecepatan keputusan moral lintas jenis kelamin. Dengan pendekatan eksperimental berbasis gim, penelitian Hartanto menawarkan sudut pandang baru yang lebih minim bias dibandingkan asesmen kognitif tradisional.

Tim Penguji Lintas Keilmuan dan Lembaga

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Psikologi UGM. Tim Promotor terdiri dari Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A., sebagai Promotor dan Dra. Sri Kusrohmaniah, M.Si., Ph.D., Psikolog, Psikolog sebagai Ko-promotor.

Adapun tim penguji lainnya meliputi: Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Supra Wimbarti, M.Sc., Ph.D., Psikolog (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia – Komisi Ilmu Sosial Jakarta), Prof. Ir. Djoko Budiyanto S., M.Eng., Ph.D., (Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya), dan Dr. Wisnu Wiradhany, S.Psi., M.A., (Fakultas Psikologi UNIKA Indonesia Atma Jaya Jakarta).

Kehadiran para penguji dari berbagai disiplin dan lembaga—mulai dari psikologi, teknologi industri, hingga keilmuan sosial—menjadikan proses ujian ini kaya perspektif. Ragam latar belakang keilmuan ini memperkaya diskusi akademik serta memperkuat ketepatan analisis terhadap penelitian yang dilakukan Hartanto.

Intisari Penelitian: Ketika Gim Mengungkap Cara Kita Memutuskan Hal yang Benar

Melibatkan 61 partisipan mahasiswa, penelitian ini menggunakan desain 2×2×3 factorial mixed design, dengan tiga jenis gim yang mewakili tiga fungsi eksekutif: inhibitory control, cognitive flexibility, dan working memory.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak ada perbedaan antara kelompok atau jenis kelamin secara umum, terdapat perbedaan signifikan pada kecepatan keputusan moral antar jenis gim. Beberapa temuan penting yang menarik adalah:

  • Ada interaksi antara jenis gim dan jenis kelamin:
    • Perempuan mengambil keputusan moral lebih cepat setelah memainkan gim inhibitory control dibandingkan cognitive flexibility.
    • Sebaliknya, laki-laki mengambil keputusan lebih cepat setelah memainkan gim cognitive flexibility dibandingkan inhibitory control.
  • Temuan ini menunjukkan bahwa masing-masing fungsi eksekutif berkontribusi berbeda terhadap proses pengambilan keputusan moral dan dapat menghasilkan pola yang saling berlawanan antar jenis kelamin.

Penelitian ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang dinamika keputusan moral, tetapi juga membuka diskusi baru tentang bagaimana fungsi eksekutif dapat dimanfaatkan dalam konteks moral dilemma dan pengembangan intervensi kognitif berbasis gim.

Kontribusi Ilmiah

Melalui pendekatan berbasis gim yang inovatif, disertasi ini menegaskan bahwa keputusan moral bukanlah proses yang tunggal, melainkan dipengaruhi oleh kombinasi unik dari berbagai fungsi eksekutif. Hasil penelitian Hartanto membuka peluang baru dalam studi psikologi kognitif, moral dilemma, serta penggunaan gim sebagai alat stimulasi dan asesmen.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Ujian Tertutup Disertasi Radhiya Bustan: Menghadirkan Perspektif Baru tentang Konseling Pernikahan dalam Psikologi Islam

Rilis Sabtu, 6 Desember 2025

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada pada Jumat, 5 Desember 2025 kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup Program Doktor melalui penelitian disertasi Radhiya Bustan, M.Soc.Sc., Psikolog (NIM 21/484874/SPS/373), yang mengangkat tema penting namun masih jarang dieksplorasi secara mendalam yakni: “Konseling Pernikahan dalam Perspektif Psikologi Islam”. Topik ini tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat Muslim terhadap pendekatan konseling yang selaras dengan nilai spiritual dan tujuan pernikahan dalam ajaran Islam.

Tim Penguji Lintas Keilmuan dan Lembaga

Ujian ini dipimpin oleh Sekretaris Senat Fakultas Psikologi UGM, Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog sebagai ketua penguji. Tim Promotor terdiri dari Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog (Promotor) dan Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog (Ko-promotor). Ujian semakin kaya perspektif melalui kehadiran para penguji dari berbagai institusi dan bidang keahlian, yaitu Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog, Dr. Rizqi Nur’aini A’yuninnisa, S.Psi., M.Sc., Prof. Dr. Zahrotun Nihayah, M.Si. (Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), serta Dr. Phil. Qurotul Uyun, S.Psi., M.Si., Psikolog (Fakultas Psikologi UII). Kehadiran para pakar lintas lembaga ini memperlihatkan komitmen kuat terhadap penilaian akademik yang objektif, mendalam, dan berperspektif multidisiplin.

Sorotan Disertasi: Integrasi Psikologi Islam dalam Konseling Pernikahan

Penelitian disertasi Radhiya Bustan menawarkan kontribusi penting bagi pengembangan ilmu psikologi terapan, khususnya dalam konteks keluarga Muslim. Ia mengidentifikasi adanya kesenjangan antara kebutuhan pasangan Muslim dengan metode konseling konvensional yang selama ini lebih menekankan aspek psikososial. Pendekatan psikologi Islam, sebaliknya, memandang manusia sebagai makhluk multidimensional mencakup aspek spiritual, moral, sosial, dan kehidupan akhirat.

Dengan menggunakan desain mixed method, penelitian ini menyajikan tiga studi komplementer yang membangun satu narasi besar.

Studi 1 — Memetakan Tren Riset

Melalui peninjauan 76 artikel konseling dan psikoterapi pernikahan dalam satu dekade terakhir, Radhiya menemukan bahwa pendekatan yang secara eksplisit merujuk pada perspektif Islam masih sangat minim. Ini sekaligus menegaskan adanya ruang akademik dan praktis yang perlu diisi.

Studi 2 — Menemukan Hakikat Pernikahan melalui Maqāṣid

Dengan menganalisis 90 ayat Al-Qur’an yang memuat akar kata terkait pernikahan, studi ini mengidentifikasi tujuh tujuan hakiki pernikahan: menyempurnakan iman, menciptakan ketenteraman, menjamin rezeki, menjaga nasab dan kemuliaan, membangun peradaban, serta mewujudkan kebahagiaan dunia–akhirat. Temuan ini menjadi fondasi filosofis konseling pernikahan perspektif Islam.

Studi 3 — Menguji Protokol Konseling pada Pasangan Nyata

Dalam penelitian kasus tunggal pada tiga pasangan, konseling berbasis perspektif Islam terbukti meningkatkan pemahaman pasangan tentang hakikat pernikahan secara signifikan, sekaligus mengurangi kegelisahan yang dialami selama proses intervensi. Menariknya, intervensi tidak hanya menjawab kebutuhan emosional–kognitif, tetapi juga menyentuh dimensi hati nurani (conscience) klien — sebuah wilayah yang kerap luput dalam konseling konvensional.

Kontribusi Penting untuk Praktik Konseling di Indonesia

Disertasi ini menempatkan diri sebagai salah satu upaya serius untuk mengembangkan model konseling pernikahan yang berakar pada nilai-nilai Islam, tanpa meninggalkan prinsip ilmiah psikologi. Pendekatan ini menawarkan alternatif bagi para praktisi, terutama konselor pernikahan, untuk menghadirkan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan kultural dan spiritual pasangan Muslim di Indonesia.

Penelitian Radhiya diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberikan kontribusi langsung dalam praktik konseling — baik sebagai model preventif untuk membangun pondasi pernikahan yang sehat, maupun sebagai model kuratif bagi pasangan yang sedang menghadapi dinamika rumah tangga.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Menghadirkan HypnoDiaCare: Terobosan Integratif dari Ujian Tertutup Disertasi Martaria Rizky Rinaldi

Rilis Jumat, 5 Desember 2025

Pada Kamis, 4 Desember 2025 Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi kandidat doktor Program Studi Doktor Ilmu Psikologi. Pada kesempatan ini, Martaria Rizky Rinaldi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mempresentasikan disertasinya yang berjudul “HypnoDiaCare untuk Individu dengan Diabetes Mellitus Tipe 2: dari Pemetaan Bukti dan Pengembangan Intervensi Hingga Uji Terkontrol Acak dan Evaluasi Psikofisiologis.”

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Ketua Senat Fakultas Psikologi UGM, Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog. Selain itu, Ujian Tertutup ini dihadiri oleh jajaran Tim Promotor Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog (Promotor), Prof. Em. Gilles Van Luijtelaar, Ph.D. (Ko-promotor), dan Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog (Ko-promotor). Tim Penguji terdiri dari Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog, Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A., Prof. Dr. Aris Sudiyanto, dr., Sp.KJ., Subsp. P.K (K) (Fakultas Kedokteran UNS), dan Vina Yanti Susanti, M.Sc., Ph.D., SpPD-KEMD (FKKMK UGM). Kehadiran para pakar dari psikologi klinis, biopsikologi, kesehatan, kedokteran, hingga endokrinologi menjadikan proses ujian ini kaya perspektif dan memperkuat kedalaman diskusi ilmiah.

Mengapa HypnoDiaCare Diperlukan?

Diabetes bukan sekadar kondisi medis; ia adalah perjalanan panjang yang menguras fisik, emosi, hingga kognisi. Banyak penyandang DMT2 bergulat dengan stres, kelelahan mental, dan rendahnya keyakinan diri dalam mengelola penyakit mereka. Martaria memulai penelitiannya dari titik ini—menyadari bahwa edukasi medis saja tidak cukup jika tubuh dan pikiran tidak harmonis.

HypnoDiaCare lahir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Intervensi ini memadukan edukasi manajemen diri diabetes dengan clinical hypnosis untuk meningkatkan relaksasi, kesiapan kognitif, serta keseimbangan psikofisiologis. Pendekatan ini menempatkan manusia sebagai satu kesatuan—bukan sekadar pasien dengan angka gula darah, melainkan individu dengan pengalaman afektif dan fisiologis yang saling bertaut.

Empat Pilar Penelitian: Dari Pemetaan Bukti hingga Uji Klinis

Disertasi ini tersusun atas empat studi yang saling terkait, dibangun dengan metodologi yang kuat dan pendekatan interdisipliner.

1. Scoping Review

Dengan menelaah 76 artikel, penelitian ini menunjukkan bahwa meski clinical hypnosis memiliki potensi besar dalam penanganan penyakit kronis, studi terkontrol acak untuk DMT2 masih sangat jarang. Celah inilah yang ingin dijembatani HypnoDiaCare.

2. Pengembangan Modul

Martaria merancang modul yang sistematis, tervalidasi oleh pakar, dan dirumuskan untuk mudah diterapkan baik dalam konteks klinis maupun komunitas.

3. Randomized Controlled Trial

Dalam uji terkontrol acak, HypnoDiaCare menunjukkan efektivitas yang menonjol. Intervensi ini terbukti lebih unggul dibanding edukasi standar maupun kelompok kontrol dalam meningkatkan manajemen diri dan memperbaiki kualitas hidup.

4. Evaluasi Psikofisiologis

Menggunakan alat seperti HRV, EEG, GSR, dan SpO₂, penelitian ini menangkap perubahan nyata dalam regulasi fisiologis peserta. Ditambah analisis naratif berupa pengalaman subjektif, hasilnya menunjukkan konvergensi antara relaksasi tubuh, ketenangan emosional, dan keterarahan pikiran.

Sumbangan Intelektual: Menyatukan Kognisi, Emosi, dan Tubuh

Disertasi ini menyentuh titik penting dalam psikologi kesehatan: perlunya pendekatan yang tidak memisahkan aspek mental dan fisik. HypnoDiaCare menawarkan model intervensi yang bekerja serentak pada kognisi, afek, dan tubuh, sejalan dengan paradigma biopsikologis modern. Lebih dari sekadar produk ilmiah, penelitian ini membuka jalan baru bagi penanganan DMT2 di Indonesia—sebuah model yang bukan hanya berbasis bukti, tetapi juga manusiawi.

Ujian Tertutup Brigitta Erlita Tri Anggadewi: Menggali Makna Independent Living bagi Individu dengan Disabilitas Intelektual

Rilis Selasa, 2 September 2025

Pada Selasa, 2 September 2025, Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM Kembali menggelar ujian tertutup ketiga dari mahasiswa angkatan 2021. Giliran Brigitta Erlita Tri Anggadewi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mempertahankan hasil riset disertasinya yang berjudul Konsep Independent Living Pada Orang Dengan Disabilitas Intelektual Dalam Konteks Indonesia. 

Tim pengujian terdiri dari Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog, sebagai Promotor dan Restu Tri Handoyo, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, sebagai Ko-promotor. Disertasi Erlita juga diuji oleh para pakar di bidangnya, yaitu: Elga Andriana, S.Psi, M.Ed, Ph.D., (Fakultas Psikologi UGM), Supra Wimbarti, M.Sc., Ph.D., Psikolog, (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Komisi Ilmu Sosial Jakarta), dan Prof. Dr. Mumpuniarti, M.Pd. (Pendidikan Luar Biasa, FIP dan Psikologi, UNY). Dr. Wenty Marina Minza, M.A., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Psikologi UGM memimpin jalannya ujian.

Disertasi ini terdiri dari lima studi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari individu dengan disabilitas intelektual, orang tua, guru, psikolog (tumbuh kembang, SLB, rehabilitasi), dokter, hingga pembuat kebijakan. Dengan pendekatan ini, Erlita berusaha memotret makna independent living secara komprehensif dari berbagai sudut pandang.

Erlita memaparkan kemandirian bukan sekadar konsep individual, melainkan juga hasil dari interaksi, dukungan, dan pemahaman lingkungan sekitar. “Penting untuk mendengarkan bagaimana perspektif independent living dari orang-orang yang ada di sekitar individu dengan disabilitas intelektual,” ujarnya.

Erlita juga menegaskan komitmennya untuk menyebarluaskan hasil penelitiannya kepada berbagai pihak yang terlibat dalam proses riset. Ia berharap temuannya dapat membuka ruang diskusi baru mengenai bagaimana independent living dapat diwujudkan secara lebih inklusif dan kontekstual di Indonesia.

Penelitian ini diharapkan tidak hanya menjadi kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi, tetapi juga memberi dampak nyata dalam mendorong masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan mendukung kemandirian bagi individu dengan disabilitas intelektual.

Selamat kepada Brigitta Erlita Tri Anggadewi atas capaian penting ini. Semoga langkah berikutnya semakin membuka jalan bagi hadirnya psikologi yang berdampak luas bagi kehidupan.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati
Editor: Sussanti

Ujian Tertutup Rachmawati: Menelisik University Belongingness dan Dinamika Psikososial Mahasiswa

Rilis Rabu, 23 Juli 2025

Yogyakarta — Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali meluluskan salah satu kandidat doktoralnya melalui penyelenggaraan Ujian Tertutup yang berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025. Kali ini, giliran Rachmawati, S.Psi., M.A. (NIM 19/450340/SPS/00352), mahasiswa angkatan 2019, yang berhasil mempresentasikan hasil disertasinya yang berjudul “Faktor Psikososial yang Memengaruhi University Belongingness Mahasiswa.”

Disertasi ini mengangkat isu krusial dalam dunia pendidikan tinggi, yaitu bagaimana mahasiswa membangun dan mempertahankan perasaan keterhubungan dan kebersatuan dengan lingkungan kampus, atau yang dikenal sebagai university belongingness. Penelitian Rachmawati menyoroti bahwa faktor psikososial seperti dukungan sosial, relasi interpersonal, persepsi terhadap institusi, serta kesejahteraan psikologis turut memengaruhi kekuatan dan keberlangsungan rasa “menjadi bagian” dari kampus.

Dalam pemaparannya, Rachmawati menyatakan bahwa “university belongingness itu bisa berlangsung lama atau bahkan permanen.” Ini menandakan bahwa ikatan afektif antara individu dan kampus bukanlah sekadar fenomena sementara selama kuliah, tetapi dapat berdampak jangka panjang terhadap identitas diri, kepuasan hidup, serta komitmen alumni terhadap institusi.

Ujian ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., dan turut dihadiri oleh Tim Promotor yang telah mendampingi proses studi Rachmawati, yaitu Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A., (Promotor) dan Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog (Ko-promotor).

Selain itu, jajaran Tim Penguji yang terdiri dari para akademisi berpengalaman juga hadir secara luring, yakni Dr. Yuli Fajar Susetyo, S.Psi., M.Si., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM)., Elga Andriana, S.Psi, M.Ed, Ph.D (Fakultas Psikologi UGM), dan Prof. Dr. Asmadi Alsa, S.U. (Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia Y.A.I.)

Diskusi ilmiah berjalan dengan hangat, mendalam, dan konstruktif. Tim penguji memberikan apresiasi terhadap kontribusi ilmiah yang ditawarkan disertasi ini, khususnya dalam mengembangkan pemahaman terhadap faktor-faktor yang mendorong munculnya rasa memiliki mahasiswa terhadap universitas. Konsep belongingness ini semakin relevan di tengah tantangan pendidikan tinggi yang menuntut inklusivitas, resiliensi sosial, serta kesejahteraan mental mahasiswa.

Penelitian Rachmawati juga memberikan rekomendasi agar institusi pendidikan tinggi dapat lebih peka dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa, serta membangun ekosistem kampus yang suportif secara emosional maupun sosial. Di tengah arus mobilitas mahasiswa dan beragam latar belakang individu, sense of belonging menjadi fondasi penting dalam membentuk pengalaman belajar yang bermakna.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Ujian Tertutup Sheilla Varadhila Peristianto: Menggali Konsep Rasa Rumangsa dalam Dinamika Merawat Skizofrenia

Rilis Selasa, 8 Juli 2025

Yogyakarta – Pada Senin, 7 Juli 2025, Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswanya yang ketiga dari Angkatan 2021, Sheilla Varadhila Peristianto, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Dalam ujian ini, Sheilla mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Konsep Rasa Rumangsa dan Kaitannya dengan Beban Subjektif Keluarga yang Merawat Individu dengan Skizofrenia.”

Disertasi ini mengeksplorasi konsep lokal “rasa rumangsa”—sebuah kesadaran diri terhadap posisi dan tanggung jawab sosial dalam konteks budaya Jawa—dalam kaitannya dengan pengalaman psikologis keluarga yang merawat anggota dengan skizofrenia. Melalui studi ini, Sheilla menawarkan perspektif baru tentang bagaimana konsep budaya dapat memengaruhi beban subjektif, strategi adaptasi, dan relasi dalam perawatan jangka panjang di ranah keluarga.

Struktur Ujian dan Dukungan Akademik

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Rahmat Hidayat, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Psikologi UGM. Keberhasilan Sheilla dalam menyelesaikan studi doktoralnya tidak lepas dari dukungan dan bimbingan Tim Promotor yang terdiri dari: Prof. Dr. Subandi., M.A, Ph.D., Psikolog sebagai Promotor dan Muhana Sofiati Utami, M.S., Ph.D., Psikolog sebagai Ko-promotor.

Selain itu, Tim Penguji yang turut serta dalam proses ujian ini meliputi: Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Dr. dr. Carla Raymondalexas Marchira, SpKJ (K) (FK-KMK, UGM), dan Dr. Nanik Prihartanti, M.Si. (Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Konsep Lokal sebagai Wawasan Global

Dalam sesi diskusi, para penguji memberikan apresiasi atas kedalaman konseptual dan nilai lokal yang diangkat dalam penelitian ini. Salah satu penguji, Dr. Nanik Prihartanti, M.Si., menyampaikan bahwa:

“Konsep rasa rumangsa yang diangkat Sheilla cukup kompleks dan bisa menjadi alternatif dari coping mechanism dalam teori emosi Lazarus. Ini membuka ruang untuk memperluas pemahaman kita tentang bagaimana budaya berperan dalam proses perawatan gangguan jiwa di lingkungan keluarga.”

Penelitian Sheilla menjadi kontribusi penting dalam pengembangan pendekatan psikologi berbasis budaya yang kontekstual, sekaligus menawarkan alternatif baru dalam mendekati isu beban psikologis keluarga penyintas skizofrenia.

Menuju Tahap Akhir Studi Doktoral

Berdasarkan keputusan Tim Penguji, Sheilla dinyatakan berhak untuk melanjutkan ke tahap Ujian Terbuka. Hal ini diberikan karena Sheilla telah memenuhi berbagai persyaratan akademik, termasuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang memenuhi standar, masa studi yang tepat waktu, serta publikasi artikel ilmiah pada jurnal internasional terindeks Scopus. Prestasi ini menunjukkan dedikasi Sheilla dalam menjalani studi doktoralnya secara konsisten dan bermakna. Dengan keberhasilan Ujian Tertutup ini, Sheilla selangkah lebih dekat menuju penyelesaian studi doktoralnya. Disertasinya tidak hanya memperkuat posisi psikologi kultural dalam ranah kesehatan mental, tetapi juga menjadi pengingat penting bahwa pendekatan berbasis nilai dan budaya lokal memiliki tempat yang relevan dalam pengembangan ilmu psikologi kontemporer.

Selamat kepada Sheilla Varadhila Peristianto, S.Psi., M.Psi., Psikolog atas capaian luar biasa ini. Semoga hasil penelitiannya membawa dampak luas bagi keluarga, tenaga profesional, serta masyarakat dalam merawat dan memahami individu dengan skizofrenia melalui lensa budaya yang lebih empatik dan bermakna.

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Naomi Vembriati Angkat Isu Kebijakan Ramah Keluarga dalam Ujian Tertutup Program Doktor Psikologi UGM

Rilis Senin, 7 Juli 2025

Yogyakarta – Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi salah satu mahasiswanya dari Angkatan 2018, yaitu Naomi Vembriati, S.Psi., M.Psi. Dalam ujian yang diselenggarakan Jumat, 4 Juli 2025, Naomi mempresentasikan dan mempertahankan disertasi yang berjudul “Dampak Kebijakan Ramah Keluarga pada Karyawan.”

Disertasi ini mengkaji secara mendalam tentang pentingnya implementasi kebijakan ramah keluarga dalam dunia kerja. Naomi menyoroti bagaimana kebijakan yang mendukung keseimbangan kehidupan kerja dan keluarga tidak hanya berdampak pada kesejahteraan karyawan, tetapi juga pada produktivitas organisasi secara keseluruhan.

Struktur Tim Akademik Ujian Tertutup

Ujian ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM selaku ketua sidang. Keberhasilan Naomi dalam menyelesaikan studi doktoralnya juga tidak lepas dari bimbingan tim promotor yang mendampingi proses riset dan penulisan disertasi, yaitu: Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. (Promotor), dan Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog (Ko-Promotor), dan Dr. Ni Made Swasti Wulanyani, M.Erg., Psi. (Ko-Promotor)

Selain itu, tim penguji turut memperkuat proses akademik dalam ujian ini, yang terdiri dari: Dr. Sumaryono, M.Si., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Indrayanti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), dan Dr. Firmanto Adi Nurcahyo, S.Psi., M.Si. (Fakultas Kedokteran Universitas Udayana).

Kontribusi Riset bagi Dunia Kerja dan Praktik Human Capital

Disertasi Naomi membuka ruang diskusi penting bagi para profesional sumber daya manusia (HR) dan pemangku kebijakan organisasi untuk lebih memahami dan mengimplementasikan pendekatan kerja yang lebih manusiawi dan berkelanjutan. Riset ini juga memberikan kontribusi nyata dalam bidang psikologi industri dan organisasi dengan menghubungkan praktik kebijakan dengan kesejahteraan psikologis karyawan.

Riset ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting bagi organisasi dalam menyusun kebijakan yang mendukung keseimbangan hidup dan kerja karyawan secara nyata dan berkelanjutan. Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, selaku Ko-Promotor juga menambahkan, “Kebijakan ramah keluarga bukan sekadar dokumen formal, tetapi harus menjadi budaya yang hidup di lingkungan kerja. Implementasi yang optimal dapat menciptakan ekosistem kerja yang lebih sehat dan manusiawi,” ungkapnya.

Selamat kepada Naomi Vembriati, S.Psi., M.Psi. atas keberhasilan dalam menyelesaikan Ujian Tertutup. Semoga pencapaian ini menjadi langkah besar dalam kontribusinya bagi dunia kerja yang lebih inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan manusia.

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Menjembatani Ilmu dan Praktik Clinical Hypnosis: Danang Setyo Budi Baskoro Resmi Menjadi Doktor Psikologi UGM

Rilis Jumat, 28 Maret 2025

Yogyakarta – Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencetak lulusan doktor berkualitas. Pada Kamis, 27 Maret 2025, Danang Setyo Budi Baskoro, S.Psi., M.Psi., mahasiswa angkatan 2020, sukses menyelesaikan Ujian Tertutup dan meraih gelar doktor setelah menyelesaikan disertasinya yang berjudul “Clinical Hypnosis untuk Meningkatkan Subjective Well-Being (SWB) dan Quality of Life (QoL) pada Individu dengan Depresi”.

Disertasi yang Mengupas Hypnosis sebagai Pendekatan dalam Kesejahteraan Mental

Dalam disertasinya, Danang menyoroti efektivitas clinical hypnosis dalam meningkatkan subjective well-being dan quality of life pada individu dengan depresi. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi intervensi psikologis dalam meningkatkan kesejahteraan emosional serta memperbaiki kualitas hidup individu yang mengalami gangguan mental.

Danang menjelaskan bahwa penggunaan hypnosis dalam terapi psikologis masih belum banyak diterapkan secara luas di Indonesia. “Hypnosis bukan sekadar sugesti, tetapi memiliki dasar ilmiah yang kuat untuk membantu individu dengan depresi mengelola emosi, meningkatkan kesejahteraan subjektif, dan memperbaiki kualitas hidup mereka. Dengan penelitian ini, saya ingin membuktikan bahwa clinical hypnosis bisa menjadi pendekatan efektif dalam mendukung terapi psikologis konvensional,” ungkapnya.

Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi akademis, tetapi juga memiliki implikasi praktis dalam dunia klinis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para psikolog dan praktisi kesehatan mental dalam merancang intervensi berbasis hypnosis yang lebih efektif dan terukur bagi individu dengan depresi.

Tim Penguji Ujian Tertutup

Proses Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., sebagai ketua tim penguji. Tim penguji terdiri dari para akademisi dan praktisi psikologi klinis yang memberikan masukan serta evaluasi mendalam terhadap disertasi Danang. Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med,Sc., Ph.D., Psikolog, selaku Promotor, serta Galang Lufityanto, M.Psi., Ph.D., Psikolog, sebagai Ko-promotor.

Selain itu, Dr. Muhana Sofiati Utami, M.S., Psikolog dari Fakultas Psikologi UGM, serta Prof. dr. Ova Emillia, M.Med.Ed., Ph.D., Sp.OG(K) dari Fakultas Kedokteran UGM turut memberikan perspektif dari sisi psikologi klinis dan kesehatan mental. Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si., dari RSUP Dr. Sardjito, juga berperan sebagai penguji dengan pengalaman luas dalam praktik klinis, sehingga memberikan masukan berharga dalam aspek aplikatif penelitian ini.

Para penguji memberikan apresiasi tinggi terhadap penelitian Danang, terutama dalam pendekatan interdisipliner yang menggabungkan psikologi klinis, terapi hypnosis, serta aspek kesehatan mental yang lebih luas. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan metode terapi baru yang dapat memperkaya strategi intervensi bagi individu dengan depresi.

Keberhasilan Danang dalam menyelesaikan Ujian Tertutup ini menjadi bukti komitmen Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Selamat kepada Dr. Danang Setyo Budi Baskoro atas pencapaian luar biasa ini!

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Meneliti Cyberloafing, Harlina Nurtjahjanti Resmi Meraih Gelar Doktor Psikologi

Rilis Senin, 24 Maret 2025

Yogyakarta, 21 Maret 2025 – Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali melahirkan doktor baru yang memberikan kontribusi signifikan dalam bidang psikologi industri dan organisasi. Pada Jumat, 21 Maret 2025, Harlina Nurtjahjanti, S.Psi., M.Si., mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Psikologi UGM angkatan 2020, berhasil menyelesaikan Ujian Tertutup dengan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Cyberloafing: Konseptualisasi, Konstruksi Instrumen dan Model Pengukuran”.

 

Mengupas Cyberloafing dalam Konteks Psikologi Organisasi

Dalam disertasinya, Harlina meneliti fenomena cyberloafing, yaitu perilaku penggunaan internet di tempat kerja untuk keperluan pribadi yang tidak terkait dengan tugas pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai cyberloafing, dengan mengembangkan instrumen pengukuran yang valid serta model teoritis yang dapat menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku ini.

Harlina menjelaskan bahwa cyberloafing tidak selalu berdampak negatif, tetapi juga memiliki dimensi positif dalam meningkatkan kesejahteraan karyawan. “Cyberloafing sering dianggap sebagai perilaku kontraproduktif di tempat kerja. Namun, penelitian saya menunjukkan bahwa dalam kondisi tertentu, perilaku ini dapat berfungsi sebagai strategi coping untuk mengatasi stres kerja dan meningkatkan keseimbangan psikologis karyawan,” ungkapnya.

 

Tim Penguji Ujian Tertutup

Proses Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., sebagai ketua tim penguji. Tim penguji terdiri dari akademisi dan pakar psikologi yang memberikan evaluasi terhadap disertasi Harlina. Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., selaku Promotor dan Indrayanti, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog, sebagai Ko-promotor.

Selain itu, Prof. Dian Ratna Sawitri, S.Psi., M.Si., Ph.D. dari Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro turut memberikan perspektif terhadap model teoritis yang dikembangkan. Drs. IJK Sito Meiyanto, Ph.D., Psikolog, serta Galang Lufityanto, S.Psi., M.Psi., Ph.D. dari Wenzhou-Kean University, China, juga memberikan kritik konstruktif dan saran untuk menyempurnakan hasil penelitian ini.

 

Apresiasi tinggi terhadap kontribusi penelitian ini dalam memahami cyberloafing sebagai fenomena multidimensional. Pendekatan interdisipliner yang digunakan dalam memiliki potensi besar untuk diimplementasikan dalam strategi manajemen organisasi.

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi organisasi dalam merancang kebijakan terkait penggunaan teknologi di tempat kerja serta strategi pengelolaan karyawan dalam menghadapi tantangan era digital.

 

Selamat kepada Dr. Harlina Nurtjahjanti atas pencapaian luar biasa ini!

Universitas Gadjah Mada

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
doktor.psikologi[at]ugm.ac.id
Doktor Ilmu Psikologi UGM
doktorpsikologiugm
+62 822 2720 5719
+62 (274) 550435
+62 (274) 550435

Profil

  • Sekilas Pandang
  • Pengelola
  • Promotor & Ko-Promotor
  • Unit Pendukung Penelitian

Akademik

  • Panduan Akademik
  • Kurikulum 2014
  • Kurikulum 2020
  • Simaster
  • Sistem Informasi Terintegrasi

Fasilitas

  • PERPUSTAKAAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • AKSES JURNAL DAN EBOOK
  • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Kemahasiswaan & Alumni

  • Prestasi Mahasiswa
  • Promovendus Club
  • Profil Mahasiswa

© 2021 Universitas Gadjah Mada