• Tentang UGM
  • Akademik
  • Penelitian
  • Perpustakaan
  • Pusat IT
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • PROFIL
    • SEKILAS PANDANG
    • PENGELOLA
    • PROMOTOR & KO-PROMOTOR
    • UNIT PENDUKUNG PENELITIAN
    • Prosedur Operasional Standar
  • AKADEMIK
    • PANDUAN AKADEMIK
    • Academic Guide
    • Panduan Penulisan Disertasi
    • KURIKULUM
      • KURIKULUM 2014
      • KURIKULUM 2020
    • SIMASTER
    • SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI
    • LEAFLET
  • FASILITAS
    • PERPUSTAKAAN
    • PENJAMINAN MUTU
    • AKSES JURNAL DAN EBOOK
    • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI
  • KEMAHASISWAAN & ALUMNI
    • PRESTASI MAHASISWA
    • PROMOVENDUS CLUB
    • PROFIL MAHASISWA
  • PENDAFTARAN
    • PROSEDUR
    • SYARAT
    • SELEKSI
    • JADWAL SELEKSI
    • DAFTAR
  • Home
  • Rilis

Open House Program Doktor Ilmu Psikologi

  • Rilis
  • 3 April 2017, 09.10
  • Oleh : psikologi
[smartslider2 slider=”6″]

Program Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada sukses menyelenggarakan open house dengan tema Merancang Pendidikan Doktor dengan Lebih Menantang(31/3/17). Acara rutin tahunan ini untuk memperkenalkan Program Doktor Ilmu Psikologi kepada masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor Psikologi. Bertempat di auditorium Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Faturochman, M.A., selaku dekan membuka resmi acara yang dihadiri sekitar 72 peminat dari berbagai daerah di Indonesia.

Dr. Neila Ramdhani, M.Si., M.Ed., selaku ketua program studi menjadi narasumber dalam talkshow yang berjudul Tips Menyelesaikan Studi Doktor dengan Berhasil. Narasumber adalah alumni angkatan 2006 yang lulus menjadi doktor UGM ke 1145 tahun 2009 dengan IPK 4.00 predikat cumlaude. Selaku host adalah Ferdinandus Hindiarto mahasiswa S3 angkatan 2016. Talkshow ini  menyajikan berbagai informasi lengkap diantaranya kurikulum, profil dosen, kegiatan akademik dan kegiatan penunjang akademik, cara dan jadwal pendaftaran. Para peminat antusias bertanya diantaranya peserta yang berasal dari Aceh, Padang, dan Makasar. Mahasiswa S3 angkatan 2016 juga menyambut mereka dengan ramah.

Selain itu juga terdapat sesi konsultasi mengenai perencanaan proposal disertasi, persiapan tes TOEFL & TPA dengan duta prodi dan dosen S3, serta pameran dari unit-unit di lingkungan Fakultas Psikologi.

Pada akhir open house, Prof. Djamaludin Ancok, Ph.D dan Dr. Tri Rejeki Andayani tampil sebagai narasumber di sesi sharing alumni. Prof. Djamaludin sebagai mantan ketua program studi memberi semangat kepada para peminat untuk serius mempersiapkan diri menjadi mahasiswa doktor demi kemajuan pendidikan di Indonesia. Sementara Dr. Tri Rejeki Andayani lebih menceritakan pengalamannya dari mencari promotor pada tahun 2012 hingga dinobatkan menjadi seorang Doktor Ilmu Psikologi lulusan Universitas Gadjah Mada pada Desember 2016.

 

Tags: ilmu psikologi open house s3 ugm

Related Posts

Ryan Sugiarto Bahas Konsep “Manungsa Tanpa Tenger” dalam Ujian Tertutup Disertasi Ilmu Psikologi UGM

Rilis Jumat, 13 Maret 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswa doktor Ryan Sugiarto, S.Psi., M.A. pada Jumat, 13 Maret 2026. Dalam ujian tersebut, Ryan mempresentasikan serta mempertahankan disertasinya yang berjudul “Manungsa Tanpa Tenger: Konsep dan Proses.”

Disertasi ini mengangkat kajian konseptual mengenai “manungsa tanpa tenger”, sebuah gagasan yang merefleksikan dinamika identitas dan kebermaknaan manusia dalam proses kehidupan. Melalui pendekatan akademik yang integratif, penelitian ini berupaya menggali pemahaman mengenai bagaimana individu memaknai diri, arah hidup, serta proses psikologis yang menyertainya.

Ujian Tertutup ini dipimpin oleh Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog (Kaprodi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM) sebagai Ketua Penguji. Dalam proses bimbingan disertasi, Ryan dibimbing oleh Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D. sebagai Promotor serta Dr. Wenty Marina Mirza, M.A. sebagai Ko-promotor.

Adapun tim penguji yang turut memberikan evaluasi akademik dalam ujian ini terdiri dari Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog, Pdt. Stefanus Christian Haryono, MACF., Ph.D. (Universitas Kristen Duta Wacana) , Dr. H. Fahrudin Faiz, S.Ag., M.Ag. (Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), serta Dr. Mohammad Mahpur, M.Si. (Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang).

Dalam pemaparannya, Ryan menjelaskan bahwa konsep “manungsa tanpa tenger” dapat dipahami sebagai refleksi tentang manusia yang berada dalam proses pencarian makna, arah, serta identitas dalam perjalanan hidupnya.

“Manungsa tanpa tenger menggambarkan manusia yang sedang berada dalam proses memahami dirinya—sebuah perjalanan untuk menemukan makna, arah, dan identitas dalam kehidupan,” ungkap Ryan dalam presentasinya.

Diskusi dalam ujian berlangsung dinamis dengan berbagai perspektif dari para penguji yang berasal dari latar belakang keilmuan yang beragam, mulai dari psikologi hingga kajian humaniora dan spiritualitas. Keragaman perspektif ini memperkaya pembahasan mengenai konsep manusia, makna hidup, serta proses psikologis yang menyertainya.

Melalui pelaksanaan Ujian Tertutup ini, Ryan Sugiarto memperoleh berbagai masukan akademik yang konstruktif dari tim penguji guna menyempurnakan disertasinya sebelum melanjutkan ke tahapan ujian berikutnya.

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM mengapresiasi dedikasi dan upaya akademik yang telah ditunjukkan dalam penelitian ini. Diharapkan, temuan dan gagasan dalam disertasi ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian psikologi, khususnya dalam memahami dinamika manusia dalam proses pencarian makna dan identitas diri.

Amalia Rahmandani

AlumniAngkatan 2021 Jumat, 6 Maret 2026

  • amaliarahmandani[at]mail.ugm.ac.id
  • Angkatan 2021
Disertasi
Abstrak
Promotor
Co-Promotor
Disertasi

Pertumbuhan Pascatrauma Mahasiswa Periode Emerging Adulthood Penyintas Trauma Kompleks Relasional dalam Keluarga

Abstrak

Mahasiswa merupakan mayoritas sampel di antara emerging adult, memiliki penyesuaian yang diperparah trauma kompleks relasional dalam keluarga. Mahasiswa periode emerging adulthood terbukti mengalami dampak negatif pada berbagai domain. Di sisi lain, pertumbuhan pascatrauma juga ditemukan. Namun, indikasi pertumbuhan pascatrauma perlu mendapat perhatian karena individu dapat memiliki koping yang berakhir disfungsional, berakibat kambuh hingga risiko kematian. Penelitian ini bertujuan memahami secara menyeluruh pertumbuhan pascatrauma mahasiswa periode emerging adulthood penyintas trauma kompleks relasional dalam keluarga. Penelitian ini juga menguji model teoretis determinan pertumbuhan pascatrauma. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain sequential explanatory. Tahap I yaitu penelitian kuantitatif (survei cross-sectional) dengan rencana sampel minimal 200 orang, diperoleh melalui convenience sampling technique. Kriteria inklusinya yaitu (1) mahasiswa berusia 18-25 tahun dan (2) memiliki pengalaman trauma kompleks relasional dalam keluarga. Tahap II yaitu penelitian kualitatif (fenomenologi) dengan rencana partisipan minimal tujuh orang, diperoleh melalui purposive sampling technique dari penelitian Tahap I. Tahap II menambahkan kriteria inklusi yaitu (1) pengalaman trauma kompleks relasional pada kategori sangat tinggi/tinggi, (2) menunjukkan pertumbuhan pascatrauma pada kategori sangat tinggi/tinggi, (3) menunjukkan gejala gangguan stres pascatrauma kompleks pada kategori sangat tinggi/tinggi. Pengambilan data menggunakan enam instrumen (yaitu Posttraumatic Growth Inventory-Expanded [PTGI-X], Complex Trauma Questionnaire [ComplexTQ], International Trauma Questionnaire [ITQ], Gratitude Questionnaire [GQ], Adult Hope Scale [AHS], dan Coping Flexibility Scale-Revised [CFS-R]) dan wawancara mendalam. Analisis data pada Tahap I dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan Structural Equation Modeling. Analisis data pada Tahap II menggunakan analisis fenomenologis interpretatif. Integrasi hasil analisis menggunakan qualitative-dominant crossover mixed analysis, yaitu dengan strategi correspondence analysis.

Promotor

Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog

Co-Promotor

Dra. Muhana Sofiati Utami, M.S., Ph.D., Psikolog

Profil Singkat

Amalia Rahmandani adalah staf pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro sejak tahun 2014. Sejak itu, ia juga aktif memberikan pelayanan/praktik psikologi di Jasa Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Amalia lahir di Sukoharjo, 10 Desember 1984. Ia menempuh pendidikan Sarjana Psikologi di Universitas Diponegoro hingga tahun 2007, dan pendidikan Magister Profesi Psikologi Bidang Klinis di Universitas Gadjah Mada hingga tahun 2011. Sebelum aktif bekerja di Universitas Diponegoro, ia menjalani praktik psikologi di Puskesmas Gamping I Sleman selama 2 tahun 9 bulan. Amalia tertarik dalam peminatan psikologi di bidang klinis positif dan kesehatan, saat ini diarahkan secara spesifik pada pertumbuhan dan pengalaman trauma kompleks relasional dalam keluarga. Korespondensi dengan Amalia dapat dilakukan melalui alamat surel a.rahmandani@live.undip.ac.id.

Sovi Septania Presentasikan Disertasi tentang Kesejahteraan Digital

Rilis Senin, 16 Februari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan Ujian Tertutup bagi mahasiswa doktor Sovi Septania, M.Psi., Psikolog pada Jumat, 13 Februari 2026. Dalam kesempatan tersebut, Sovi mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Dari Konsep Kesejahteraan Psikologis Konvensional Menuju Kesejahteraan Digital: Integrasi Konseptual, Eksplorasi Kualitatif, dan Validasi Psikometrik.”

Disertasi ini mengangkat isu yang semakin relevan di era transformasi digital, yaitu bagaimana konsep kesejahteraan psikologis perlu dipahami kembali dalam konteks kehidupan yang semakin terhubung dengan teknologi. Melalui pendekatan integrasi konseptual, eksplorasi kualitatif, serta pengujian validitas psikometrik, penelitian ini berupaya mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kesejahteraan individu dalam lanskap digital yang terus berkembang.

Dalam pemaparannya, Sovi menjelaskan bahwa perubahan pola interaksi manusia di ruang digital turut memengaruhi cara individu mengalami dan memaknai kesejahteraan.

“Konsep kesejahteraan psikologis yang selama ini kita gunakan sebagian besar dikembangkan dalam konteks kehidupan offline. Padahal, saat ini pengalaman manusia banyak terjadi di ruang digital, sehingga penting untuk memahami bagaimana kesejahteraan juga terbentuk dalam konteks tersebut,” jelas Sovi dalam presentasinya.

Ujian Tertutup tersebut dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. sebagai Ketua Penguji. Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si. sebagai Promotor dan Haidar Buldan Thontowi, M.A., Ph.D. sebagai Ko-Promotor.

Adapun tim penguji yang memberikan telaah akademik dalam ujian ini terdiri dari Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Dr. Bagus Riyono, M.A., Psikolog, Dr. Rahkman Ardi, M.Psych (Fakultas Psikologi Universitas Airlangga), serta Dr. Prasetyo Budi Widodo, M.Si. (Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro).

Dalam sesi diskusi, para penguji menyoroti pentingnya pengembangan konsep kesejahteraan psikologis yang adaptif terhadap perubahan sosial dan teknologi. Melalui pelaksanaan Ujian Tertutup ini, Sovi Septania memaparkan hasil penelitian disertasinya di hadapan tim penguji sekaligus menerima berbagai masukan akademik yang konstruktif untuk penyempurnaan disertasi sebelum melanjutkan ke tahapan ujian berikutnya.

Penelitian ini tidak hanya memperkaya kajian teoretis mengenai kesejahteraan psikologis, tetapi juga membuka ruang refleksi baru mengenai bagaimana individu memaknai kesejahteraan di tengah interaksi yang semakin intens dengan teknologi digital. Dengan demikian, studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu psikologi, khususnya dalam memahami dinamika kesejahteraan manusia di era digital.

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi UGM menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi akademik yang telah ditunjukkan dalam penelitian ini, serta berharap temuan disertasi tersebut dapat menjadi pijakan bagi penelitian lanjutan maupun pengembangan praktik psikologi yang lebih responsif terhadap perubahan zaman.

Medianta Tarigan Kembangkan Inovasi Inovasi Situational Judgment Test dalam Pengukuran Kepribadian

Rilis Kamis, 12 Februari 2026

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Ujian Tertutup pada Selasa, 10 Februari 2026, atas nama Medianta Tarigan, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Medianta mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan dan Evaluasi Properti Psikometrik Situational Judgment Test dengan Diagnostic Classification Model: Implementasi pada Pengukuran Kepribadian Five Factor Model.”

Ujian dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. selaku Ketua, serta dihadiri oleh tim Promotor dan penguji yang terdiri dari Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. (Promotor), Agung Santoso, M.A., Ph.D. (Ko-promotor), Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si. (Fakultas Psikologi UGM), Dr. Ridwan Saptoto, S.Psi., M.A., Psikolog (Fakultas Psikologi UGM), Prof. Dr. Ali Ridho, M.Si. (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), dan Dr. Eviana Hikamudin, S.Pd., M.M. (Fakultas Ilmu Pendidikan UPI).

Mengukur Kepribadian dalam Konteks Situasional
Disertasi Medianta berfokus pada pengembangan Situational Judgment Test (SJT) yang dianalisis menggunakan Diagnostic Classification Model (DCM) untuk mengukur kepribadian berdasarkan kerangka Five Factor Model. SJT sendiri merupakan bentuk asesmen yang menyajikan skenario situasional dan meminta partisipan memilih respons yang dianggap paling tepat. Namun, dalam pemaparannya, Medianta menekankan satu hal yang menarik: “Dalam konteks SJT, tidak memilih itu termasuk sebuah pilihan.” Pernyataan tersebut menyoroti bahwa dalam pengukuran berbasis situasi, setiap respons—bahkan ketidakhadiran respons—memiliki makna psikologis yang dapat dianalisis secara sistematis. Dengan memadukan pendekatan SJT dan Diagnostic Classification Model, penelitian ini berupaya menghasilkan alat ukur yang tidak hanya memberikan skor global, tetapi juga mampu mengidentifikasi pola atribut psikologis yang lebih spesifik pada individu.

Kontribusi bagi Pengembangan Asesmen Psikologi
Penelitian ini menjadi langkah inovatif dalam pengembangan asesmen kepribadian yang lebih kontekstual dan diagnostik. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkaya metode pengukuran psikologi yang lebih presisi, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan asesmen modern—baik di ranah pendidikan, organisasi, maupun riset lanjutan. Diskusi dalam ujian berlangsung dinamis, dengan berbagai masukan konstruktif dari tim penguji terkait penguatan model, interpretasi atribut, serta peluang pengembangan lebih lanjut di masa mendatang.

Melalui penelitian ini, Medianta tidak hanya mengembangkan instrumen pengukuran, tetapi juga memperluas cara kita memahami respons manusia dalam konteks situasional—bahwa setiap pilihan, bahkan diam sekalipun, mengandung makna. Semoga hasil penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu psikometri dan asesmen kepribadian di Indonesia.

Penulis: Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

 

Universitas Gadjah Mada

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
doktor.psikologi[at]ugm.ac.id
Doktor Ilmu Psikologi UGM
doktorpsikologiugm
+62 822 2720 5719
+62 (274) 550435
+62 (274) 550435

Profil

  • Sekilas Pandang
  • Pengelola
  • Promotor & Ko-Promotor
  • Unit Pendukung Penelitian

Akademik

  • Panduan Akademik
  • Kurikulum 2014
  • Kurikulum 2020
  • Simaster
  • Sistem Informasi Terintegrasi

Fasilitas

  • PERPUSTAKAAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • AKSES JURNAL DAN EBOOK
  • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Kemahasiswaan & Alumni

  • Prestasi Mahasiswa
  • Promovendus Club
  • Profil Mahasiswa

© 2021 Universitas Gadjah Mada