- intandewikumala[at]mail.ugm.ac.id
- Angkatan 2022
Dinamika Resiliensi Keluarga terhadap Bencana: Studi Kasus pada Keluarga di Ekosistem Tsunami Ready Community, Bantul-Indonesia
Keluarga merupakan sistem pertama yang merespons ketika bencana terjadi. Meskipun berbagai program pengurangan risiko bencana telah meningkatkan kesiapsiagaan komunitas, perhatian terhadap bagaimana keluarga membangun, memaknai, dan menjalankan resiliensi dalam kehidupan sehari-hari sebelum bencana terjadi, masih relatif terbatas. Padahal, keluarga merupakan ruang utama pengambilan keputusan, dukungan emosional, pembentukan makna, dan strategi adaptasi ketika menghadapi ancaman bencana.
Penelitian disertasi ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana keluarga yang tinggal di kawasan Tsunami Ready memaknai, membangun, dan menjalankan resiliensi pada fase pra-bencana. Penelitian dilakukan pada keluarga inti yang tinggal di kawasan pesisir selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain multiple instrumental case study.
Melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis lintas kasus, penelitian ini mengkaji bagaimana pengalaman bencana masa lalu, relasi antaranggota keluarga, nilai-nilai budaya, serta konteks komunitas berkontribusi terhadap proses adaptasi keluarga dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami. Temuan penelitian diinterpretasikan melalui perspektif Family Resilience (Walsh), Family Adjustment and Adaptation Response (FAAR) (Patterson), dan Family Resilience Model (Henry dkk.) untuk memahami resiliensi keluarga sebagai proses adaptif yang berlangsung secara dinamis dalam interaksi antara keluarga dan lingkungan sosialnya.
Disertasi ini menawarkan perspektif bahwa resiliensi keluarga tidak dipahami sebagai sekumpulan karakteristik atau kapasitas yang dimiliki keluarga, melainkan sebagai proses adaptif yang terus dibangun melalui hubungan antaranggota keluarga, pengalaman hidup, nilai budaya, serta interaksi dengan lingkungan sosialnya. Dengan menempatkan keluarga sebagai aktor utama dalam pengurangan risiko bencana, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengembangan ilmu psikologi keluarga dan psikologi bencana, sekaligus memperkuat pengembangan kebijakan dan program kesiapsiagaan berbasis keluarga di Indonesia.
Kata Kunci: Family resilience; Family adaptation; Disaster psychology; Tsunami Ready Community; Disaster risk reduction.
Intan Dewi Kumala merupakan dosen Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala serta Research Fellow pada Disaster Education Cluster, Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC). Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar Master of Applied Science dengan peminatan Psikologi Trauma dan Bencana dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Selain itu, ia memperoleh Graduate Certificate in Disaster Mental Health – Asia in Indonesia dari Disaster Mental Health Institute, University of South Dakota, melalui program yang didukung oleh American Red Cross bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
Selama lebih dari satu dekade, Intan aktif dalam praktik kebencanaan, pendidikan dan penelitian, khususnya pada bidang psikologi bencana, dukungan psikososial, ketangguhan keluarga dan komunitas, serta pengurangan risiko bencana. Sebagai penyintas tsunami Aceh 2004 yang kemudian terlibat dalam berbagai respons kemanusiaan dan program penguatan kapasitas masyarakat, pengalaman tersebut membentuk sekaligus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan penelitian dan praktik psikologi kebencanaan yang berorientasi pada keluarga dan komunitas.
Saat ini Intan merupakan kandidat doktor pada Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada. Penelitian disertasinya mengeksplorasi dinamika resiliensi keluarga pada komunitas Tsunami Ready di pesisir selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui perspektif psikologi keluarga dan psikologi bencana, penelitiannya berupaya merekonseptualisasi resiliensi keluarga sebagai proses adaptif yang dibangun melalui relasi keluarga, pengalaman hidup, nilai budaya, dan interaksi dengan lingkungan sosial dalam konteks ancaman bencana.
Research Interests: Family Resilience, Disaster Psychology, Disaster Mental Health, Psychosocial Support, Community- and School-Based Disaster Risk Reduction, Climate Adaptation, Family and Community Studies, Qualitative Research.


