• Tentang UGM
  • Akademik
  • Penelitian
  • Perpustakaan
  • Pusat IT
  • Webmail
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • PROFIL
    • SEKILAS PANDANG
    • PENGELOLA
    • PROMOTOR & KO-PROMOTOR
    • UNIT PENDUKUNG PENELITIAN
    • Prosedur Operasional Standar
  • AKADEMIK
    • PANDUAN AKADEMIK
    • Academic Guide
    • Panduan Penulisan Disertasi
    • KURIKULUM
      • KURIKULUM 2014
      • KURIKULUM 2020
    • SIMASTER
    • SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI
    • LEAFLET
  • FASILITAS
    • PERPUSTAKAAN
    • PENJAMINAN MUTU
    • AKSES JURNAL DAN EBOOK
    • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI
  • KEMAHASISWAAN & ALUMNI
    • PRESTASI MAHASISWA
    • PROMOVENDUS CLUB
    • PROFIL MAHASISWA
    • PROFIL ALUMNI
  • PENDAFTARAN
    • PROSEDUR
    • SYARAT
    • SELEKSI
    • JADWAL SELEKSI
    • DAFTAR
    • Program Fast-Track S2-S3
  • Home
  • Post by
Post by :

admin

Ujian Tertutup Dewi Mufidatul Angkat Model Kesiapsiagaan Psikologis Anak Usia Dini di Wilayah Bencana

Rilis Selasa, 21 Juli 2026

Kesiapsiagaan menghadapi bencana tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan sistem peringatan dini, tetapi juga perlu dibangun sejak usia dini melalui lingkungan yang mendukung. Berangkat dari gagasan tersebut, Dewi Mufidatul Ummah, M.Psi., Psikolog mengangkat penelitian mengenai kesiapsiagaan psikologis anak usia dini dalam Ujian Tertutup Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada yang diselenggarakan pada Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi mempertahankan disertasinya yang berjudul “Bakujaga Torang Pe Ana”: Kesiapsiagaan Psikologis Anak Usia Dini Berbasis Tripusat Pendidikan dalam Menghadapi Erupsi Gunung Gamalama di Pulau Ternate. Penelitian ini menawarkan pendekatan yang mengintegrasikan keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai tripusat pendidikan dalam membangun kesiapsiagaan psikologis anak, dengan memanfaatkan kearifan lokal (local wisdom) yang hidup di masyarakat sekitar Gunung Gamalama.

Ujian Tertutup dipimpin oleh Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Psikologi UGM, selaku Ketua Tim Penguji. Disertasi ini dibimbing oleh Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D. sebagai Promotor, serta Prof. Dr. rer. nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc. dari Fakultas Geografi UGM dan Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D., sebagai Ko-promotor.

Adapun Tim Penguji terdiri atas Prof. Dr. M. Baiquni, M.A. (Fakultas Geografi UGM), Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog, Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog, serta Dr. Rosita Wondal, M.Pd. dari Program Studi PG-PAUD Universitas Khairun Ternate.

Penelitian ini menyoroti bahwa kesiapsiagaan psikologis anak usia dini tidak hanya dibentuk melalui edukasi kebencanaan secara formal, tetapi juga melalui pengalaman sehari-hari, budaya lokal, dan nilai-nilai yang diwariskan dalam komunitas. Dalam konteks masyarakat di lereng Gunung Gamalama, pengetahuan lokal menjadi modal penting untuk membantu anak mengenali tanda-tanda bahaya sekaligus memahami cara merespons situasi bencana secara tepat.

Dalam presentasinya, Dewi menegaskan bahwa kearifan lokal memiliki peran strategis dalam membangun kesiapsiagaan anak.

“Spiritualitas dan pengetahuan lokal yang hidup di masyarakat sekitar Gunung Gamalama merupakan modal penting bagi anak untuk mengenali tanda-tanda kebencanaan sejak dini. Ketika pengetahuan itu diperkenalkan melalui keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar, anak akan tumbuh lebih siap menghadapi risiko bencana”, ungkap Dewi. 

Diskusi selama ujian berlangsung dinamis dan memperkaya pengembangan penelitian. Salah satu masukan disampaikan oleh Pradytia Putri Pertiwi, Ph.D. yang menekankan pentingnya penyesuaian penyajian instrumen dengan karakteristik partisipan, khususnya anak usia dini, agar konsep yang dibangun dapat dipahami secara lebih tepat.

Sementara itu, Prof. Dr. rer. nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc. menggarisbawahi pentingnya menghubungkan aspek psikologis dengan konsep hazard exposure dan vulnerability dalam kajian kebencanaan. Ia juga mendorong pengembangan informasi geospasial yang lebih ramah anak, seperti penyediaan peta evakuasi di ruang-ruang publik yang sering dikunjungi anak-anak.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D. mengajak peneliti untuk memperjelas makna local wisdom dalam konteks penelitian. Menanggapi hal tersebut, Dewi menjelaskan bahwa pengetahuan lokal dapat menjadi modal sosial yang membantu masyarakat melindungi anak usia dini ketika menghadapi tanda-tanda bahaya erupsi, sekaligus memperkuat hubungan antara keluarga, sekolah, dan komunitas dalam upaya mitigasi bencana.

Melalui disertasi ini, Dewi memberikan kontribusi terhadap pengembangan psikologi kebencanaan di Indonesia dengan menghadirkan model kesiapsiagaan psikologis yang berpijak pada karakteristik budaya lokal. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah, lembaga pendidikan, praktisi kebencanaan, serta masyarakat dalam merancang program kesiapsiagaan yang lebih inklusif, kontekstual, dan ramah anak.

 

Ika Wahyu Pratiwi

Angkatan 2025Mahasiswa Jumat, 17 Juli 2026

  • ikawahyupratiwi@mail.ugm.ac.id
  • Angkatan 2025
Disertasi
Abstrak
Promotor
Co-Promotor
Disertasi

Ketangguhan Mental pada Mahasiswa di Indonesia

Abstrak
Promotor

Dr. rer. pol. Bhina Patria, S.Psi., M.A.

Co-Promotor
Profil Singkat

Ika Wahyu Pratiwi adalah mahasiswa Program Doktor Psikologi angkatan 2025. Ia bekerja sebagai dosen sejak tahun 2015, saat ini bekerja sebagai dosen Prodi S1 Psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta. Minat penelitiannya pada bidang psikologi klinis dan pendidikan, khususnya pada mahasiswa.

Intan Dewi Kumala

Angkatan 2022Mahasiswa Jumat, 17 Juli 2026

  • intandewikumala[at]mail.ugm.ac.id
  • Angkatan 2022
Disertasi
Abstrak
Promotor
Co-Promotor
Disertasi

Dinamika Resiliensi Keluarga terhadap Bencana: Studi Kasus pada Keluarga di Ekosistem Tsunami Ready Community, Bantul-Indonesia

Abstrak

Keluarga merupakan sistem pertama yang merespons ketika bencana terjadi. Meskipun berbagai program pengurangan risiko bencana telah meningkatkan kesiapsiagaan komunitas, perhatian terhadap bagaimana keluarga membangun, memaknai, dan menjalankan resiliensi dalam kehidupan sehari-hari sebelum bencana terjadi, masih relatif terbatas. Padahal, keluarga merupakan ruang utama pengambilan keputusan, dukungan emosional, pembentukan makna, dan strategi adaptasi ketika menghadapi ancaman bencana.

Penelitian disertasi ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana keluarga yang tinggal di kawasan Tsunami Ready memaknai, membangun, dan menjalankan resiliensi pada fase pra-bencana. Penelitian dilakukan pada keluarga inti yang tinggal di kawasan pesisir selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain multiple instrumental case study.

Melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis lintas kasus, penelitian ini mengkaji bagaimana pengalaman bencana masa lalu, relasi antaranggota keluarga, nilai-nilai budaya, serta konteks komunitas berkontribusi terhadap proses adaptasi keluarga dalam menghadapi ancaman gempa bumi dan tsunami. Temuan penelitian diinterpretasikan melalui perspektif Family Resilience (Walsh), Family Adjustment and Adaptation Response (FAAR) (Patterson), dan Family Resilience Model (Henry dkk.) untuk memahami resiliensi keluarga sebagai proses adaptif yang berlangsung secara dinamis dalam interaksi antara keluarga dan lingkungan sosialnya.

Disertasi ini menawarkan perspektif bahwa resiliensi keluarga tidak dipahami sebagai sekumpulan karakteristik atau kapasitas yang dimiliki keluarga, melainkan sebagai proses adaptif yang terus dibangun melalui hubungan antaranggota keluarga, pengalaman hidup, nilai budaya, serta interaksi dengan lingkungan sosialnya. Dengan menempatkan keluarga sebagai aktor utama dalam pengurangan risiko bencana, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengembangan ilmu psikologi keluarga dan psikologi bencana, sekaligus memperkuat pengembangan kebijakan dan program kesiapsiagaan berbasis keluarga di Indonesia.

Kata Kunci: Family resilience; Family adaptation; Disaster psychology; Tsunami Ready Community; Disaster risk reduction.

Promotor

Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog

Co-Promotor

Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D

Profil Singkat

Intan Dewi Kumala merupakan dosen Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala serta Research Fellow pada Disaster Education Cluster, Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC). Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar Master of Applied Science dengan peminatan Psikologi Trauma dan Bencana dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Selain itu, ia memperoleh Graduate Certificate in Disaster Mental Health – Asia in Indonesia dari Disaster Mental Health Institute, University of South Dakota, melalui program yang didukung oleh American Red Cross bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Selama lebih dari satu dekade, Intan aktif dalam praktik kebencanaan, pendidikan dan penelitian, khususnya pada bidang psikologi bencana, dukungan psikososial, ketangguhan keluarga dan komunitas, serta pengurangan risiko bencana. Sebagai penyintas tsunami Aceh 2004 yang kemudian terlibat dalam berbagai respons kemanusiaan dan program penguatan kapasitas masyarakat, pengalaman tersebut membentuk sekaligus memperkuat komitmennya untuk mengembangkan penelitian dan praktik psikologi kebencanaan yang berorientasi pada keluarga dan komunitas.

Saat ini Intan merupakan kandidat doktor pada Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada. Penelitian disertasinya mengeksplorasi dinamika resiliensi keluarga pada komunitas Tsunami Ready di pesisir selatan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui perspektif psikologi keluarga dan psikologi bencana, penelitiannya berupaya merekonseptualisasi resiliensi keluarga sebagai proses adaptif yang dibangun melalui relasi keluarga, pengalaman hidup, nilai budaya, dan interaksi dengan lingkungan sosial dalam konteks ancaman bencana.

Research Interests: Family Resilience, Disaster Psychology, Disaster Mental Health, Psychosocial Support, Community- and School-Based Disaster Risk Reduction, Climate Adaptation, Family and Community Studies, Qualitative Research.

Ifa Hanifah Misbach

Angkatan 2024Mahasiswa Jumat, 17 Juli 2026

  • ifahanifahmisbach[at]mail.ugm.ac.id
  • Angkatan 2024
Disertasi
Abstrak
Promotor
Co-Promotor
Disertasi

Kabagjaan: Konsep dan Dinamika Kesejahteraan Perspektif Budaya Sunda

Abstrak

Topik utama penelitian adalah membangun konsep kabagjaan dan menggambarkan bagaimana profil tipologi kabagjaan pada diri orang Sunda. Kabagjaan merupakan konsep kesejahteraan yang dibangun berdasarkan orientasi nilai-nilai kearifan lokal pandangan hidup orang Sunda mengenai makna hidup yang baik, berpijak dari hukum kosmologi Tri Tangtu. Topik penelitian kabagjaan diangkat karena sampai saat ini konstruksi mengenai kabagjaan masih belum ditemukan dalam penelitian ilmiah di bidang psikologi.

Hasil penelitian ini dapat memperkuat indigenisasi sumbangan ilmu Psikologi dari budaya Sunda untuk mengenali jati diri sumber pengetahuan bangsanya sendiri sehingga dapat merumuskan ilmu pengetahuan lokal ke dalam rujukan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Bangsa yang tidak mengenali sumber pengetahuan dari akar budayanya sendiri akan kehilangan masa depan peradabannya karena terus terbawa arus mengikuti arus kemajuan Barat yang belum tentu relevan dalam menjawab persoalan dan kebutuhan konteks lokal.

Promotor

Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog

Co-Promotor

Prof. Dr. Hendriati Agustiani, M.Si., Psikolog, & Dr. Yuli Fajar Susetyo, S.Psi., M.Si., Psikolog

Profil Singkat

Ifa Hanifah Misbach, S.Psi., M.A., Psikolog merupakan psikolog sekaligus akademisi yang aktif mengembangkan layanan psikologi di ranah klinis dan pendidikan. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Poli Psikologi RS Melinda 2 Bandung serta dosen Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Melalui pengalaman sebagai praktisi dan pendidik, Ifa Hanifah Misbach berkontribusi dalam pengembangan layanan kesehatan mental, pendidikan psikologi, serta peningkatan kompetensi calon psikolog dan profesional di bidang psikologi.

Katrim Alifa Putrikita

Angkatan 2025Mahasiswa Jumat, 17 Juli 2026

  • katrimalifaputrikita[at]mail.ugm.ac.id
  • Angkatan 2025
Disertasi
Abstrak
Promotor
Co-Promotor
Disertasi

Pengembangan Program Permainan Tradisional Berbasis Model Konseptual Disregulasi Emosi pada Anak Usia Middle Childhood: Studi Eksploratori Sequential Mixed-Methods

Abstrak
Promotor

Prof. Dr. Tina Afiatin, M.Si., Psikolog

Co-Promotor
Profil Singkat

Katrim Alifa Putrikita merupakan dosen Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) sekaligus Psikolog yang berfokus pada layanan psikologis pada anak. Minatnya meliputi psikologi klinis-perkembangan, psikopatologi, perkembangan emosi pada anak, dan intervensi pada anak. Saat ini, ia sedang menempuh studi doktoral di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan fokus penelitian mengenai pengembangan permainan tradisional berbasis model konseptual disregulasi emosi pada anak.

Rini Setyowati

Angkatan 2024Mahasiswa Jumat, 17 Juli 2026

  • rinisetyowatispsi[at]mail.ugm.ac.id
  • Angkatan 2024
Disertasi
Abstrak
Promotor
Co-Promotor
Disertasi

Model Regulasi Emosi Pada Remaja Dengan Gejala Depresi: Peran Faktor Psikososial Melalui Fungsi Eksekutif

Abstrak

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh peningkatan intensitas pengalaman emosional, perubahan neurokognitif, serta tuntutan sosial yang semakin kompleks. Dalam konteks tersebut, kemampuan regulasi emosi menjadi mekanisme psikologis yang penting untuk membantu remaja mengelola dinamika afektif secara adaptif. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa remaja dengan gejala depresi cenderung memiliki kemampuan regulasi emosi yang kurang optimal, yang berkaitan dengan keterbatasan fungsi eksekutif serta pengaruh faktor psikososial di lingkungan. Penelitian disertasi ini bertujuan menguji model empiris yang menjelaskan peran fungsi eksekutif dalam memediasi hubungan antara faktor psikososial (self-compassion, coparenting, dan adverse peer experience) dan regulasi emosi pada remaja dengan gejala depresi.

Penelitian ini menggunakan pendekatan multi method sequential yang terdiri dari dua studi. Studi 1 merupakan scoping review yang untuk memetakan konsep, hubungan teoretis, dan bukti empiris mengenai keterkaitan antara faktor psikososial (self-compassion, coparenting, dan adverse peer experience), fungsi eksekutif, dan regulasi emosi pada remaja dengan gejala depresi, melalui analisis literatur internasional dan nasional yang diterbitkan pada 1998–2026. Studi 1 akan menghasilkan sintesis konseptual sebagai dasar penyusunan model penelitian yang akan diuji pada studi 2. Studi 2 merupakan penelitian kuantitatif yang menguji model hubungan tersebut pada remaja usia 13–18 tahun dengan gejala depresi. Regulasi emosi diukur dengan DERS-16, gejala depresi pada remaja diidentifikasi menggunakan CES-D 10, manifestasi fungsi eksekutif diukur dengan ESQ-R, self-compassion dengan SCS-Y, coparenting dengan CIPA, dan adverse peer experience dengan subskala Aversive Peers dari HoSP.

Secara keseluruhan, hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar teoretis dan empiris bagi pengembangan upaya pencegahan dan intervensi depresi pada remaja melalui penguatan fungsi eksekutif, regulasi emosi, dan faktor psikososial terkait. Hasil penelitian ini juga diharapkan memberikan implikasi praktis bagi klinisi, pendidik, dan pengambil kebijakan dalam mendukung kesehatan mental remaja secara kontekstual.

Kata kunci : adverse peer experience; coparenting; depresi; fungsi eksekutif; regulasi emosi; remaja; self-compassion.

Promotor

Dr. Nida Ul Hasanat, M.Si., Psikolog

Co-Promotor

Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog

Profil Singkat

Rini Setyowati, S.Psi., M.Psi., Psikolog merupakan dosen Psikologi di Universitas Sebelas Maret (UNS) sekaligus psikolog di RS UNS dengan jabatan fungsional Lektor. Memiliki keahlian di bidang psikologi klinis, perkembangan, asesmen psikologi, serta regulasi emosi, aktif dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus penelitian dan publikasi mencakup kesehatan mental, regulasi emosi, psikologi anak dan remaja, serta kesejahteraan psikologis, yang telah dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah nasional. Selain itu, Rini juga aktif sebagai narasumber pada berbagai seminar, media massa, serta menghasilkan sejumlah buku dan modul terkait psikologi, khususnya dalam bidang regulasi emosi dan pendidikan anak-remaja.

Dewi Mufidatul Ummah

Angkatan 2022Mahasiswa Jumat, 17 Juli 2026

  • dewimufidatulummah1984[at]mail.ugm.ac.id
  • Angkatan 2022
Disertasi
Abstrak
Promotor
Co-Promotor
Disertasi

“Bakujaga Torang Pe Ana” : Kesiapsiagaan Psikologis Anak Usia Dini Berbasis Tripusat Pendidikan dalam Menghadapi Erupsi Gunung Gamalama di Pulau Ternate

Abstrak

Anak usia dini merupakan kelompok yang paling rentan terhadap dampak psikologis bencana, namun pendekatan kesiapsiagaan yang berkembang masih didominasi aspek fisik dan prosedural serta belum mengintegrasikan peran Tripusat Pendidikan sebagai sistem pendukung psikologis anak. Selain itu, pendekatan yang ada belum banyak mengakomodasi karakteristik perkembangan anak usia dini dalam membangun kesiapsiagaan psikologis pada konteks erupsi gunung api secara sistemik.

Penelitian ini bertujuan membangun kesiapsiagaan psikologis anak usia dini dalam menghadapi erupsi Gunung Gamalama melalui penguatan peran Tripusat Pendidikan sebagai sistem pendukung yang terintegrasi. Penelitian menggunakan Mixed-Methods Action Research dengan sequential explanatory melalui tahapan reconnaissance and diagnosing, planning, action, evaluation, dan monitoring. Data dikumpulkan melalui kuesioner, Focus Group Discussion (FGD), Photo Elicitation Interview (PEI), dan observasi terhadap anak usia 4–6 tahun, orang tua, guru, dan masyarakat di wilayah rawan erupsi Gunung Gamalama.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan psikologis anak berkembang melalui pengalaman konkret dan interaksi dengan orang dewasa signifikan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pada tingkat Tripusat Pendidikan, kesiapsiagaan psikologis masih berada pada kategori moderat dan didominasi orientasi pada kesiapsiagaan fisik serta pemaknaan fatalistik terhadap bencana. Intervensi “Bakujaga Torang Pe Ana” melalui pelatihan partisipatif berbasis modul, media flashcard, simulasi, dan penguatan kolaborasi Tripusat Pendidikan berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman risiko, regulasi emosi, dan respons adaptif anak dalam menghadapi ancaman erupsi.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan psikologis anak merupakan konstruksi relasional yang berkembang melalui interaksi ekologis antara anak dan lingkungan sosialnya. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan model konseptual “Bakujaga Torang Pe Ana” yang memandang kesiapsiagaan psikologis anak usia dini sebagai konstruksi ekologis-relasional berbasis Tripusat Pendidikan. Model ini memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan psikologi kebencanaan anak serta menjadi landasan pengembangan pendidikan kebencanaan yang lebih kontekstual bagi AUD di wilayah rawan erupsi gunung api.

Keterbatasan penelitian pada satu konteks kebencanaan menunjukkan perlunya pengujian pada karakteristik bencana dan wilayah yang berbeda.

Kata kunci: action research; anak usia dini; erupsi gunung api; kesiapsiagaan psikologis; tripusat pendidikan  

Promotor

Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D.,Psikolog

Co-Promotor

Prof. Dr. rer. nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc dan Pradytia Putri Pertiwi, S.Psi., Ph.D

Profil Singkat

Dewi Mufidatul Ummah merupakan salah satu staf dosen pengajar Universitas Khairun di Kota Ternate, Maluku Utara. Dewi menyelesaikan pendidikan Sarjana(S1) di Fakultas Psikologi UGM pada tahun 2007 dan berkarir menjadi praktisi di bidang pendidikan selama 1 tahun. Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Psikologi Profesi (MAPRO) pada tahun 2008 di Universitas yang sama yaitu Fakultas Psikologi UGM. Saat ini ia merupakan mahasiswa aktif Prodi Doktor Ilmu Psikologi UGM angkatan 2022 dengan fokus penelitian pada psikologi kebencanaan Anak Usia Dini.

Karakter Kuat, Siswa Bertumbuh: Ujian Tertutup Wresti Wrediningsih Bahas Model Flourishing Siswa Sekolah Dasar

Rilis Senin, 13 Juli 2026

Pendidikan yang berkualitas tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan sekolah dalam membantu anak bertumbuh menjadi individu yang sejahtera, berkarakter, dan berkembang secara optimal. Gagasan tersebut menjadi fokus penelitian yang diangkat oleh Wresti Wrediningsih, S.Psi., M.Psi., Psikolog dalam Ujian Tertutup Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada yang diselenggarakan pada Jumat, 10 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wresti mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Flourishing Siswa Sekolah Dasar Berbasis Kekuatan Karakter.” Penelitian ini mengembangkan sekaligus menguji model flourishing siswa sekolah dasar dengan mengintegrasikan berbagai faktor yang berperan dalam perkembangan anak, mulai dari iklim sekolah, pengasuhan berbasis kekuatan (strength-based parenting), pembelajaran yang berpusat pada siswa (learner-centered teaching), hingga kekuatan karakter sebagai mekanisme psikologis utama.

Ujian Tertutup dipimpin oleh Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Psikologi UGM. Disertasi ini disusun di bawah bimbingan Prof. Dr. Sofia Retnowati, MS., Psikolog sebagai Promotor dan Haidar Buldan Thontowi, S.Psi., M.A., Ph.D., sebagai Ko-promotor.

Adapun Tim Penguji terdiri atas Dr. Yuli Fajar Susetyo, S.Psi., M.Si., Psikolog, Dr. Nurlaila Effendy, M.Si. dari Program Studi Psikologi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, serta Ratna Dyah Suryaratri, Ph.D. dari Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Jakarta.

Penelitian ini menggunakan pendekatan multi-methods yang diawali dengan scoping review untuk memetakan konsep dan faktor-faktor yang memengaruhi flourishing pada anak usia sekolah. Selanjutnya, penelitian empiris dilakukan terhadap 230 siswa sekolah dasar di Yogyakarta menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan berbasis kekuatan menjadi prediktor paling kuat dalam mendukung flourishing siswa, diikuti oleh iklim sekolah yang positif. Penelitian ini juga menemukan bahwa kekuatan karakter berperan sebagai mekanisme psikologis yang menjembatani pengaruh lingkungan terhadap kesejahteraan dan perkembangan optimal anak.

Dalam presentasinya, Wresti menegaskan bahwa flourishing pada anak tidak terbentuk oleh satu faktor saja, melainkan merupakan hasil interaksi antara lingkungan yang mendukung dan kekuatan yang dimiliki setiap anak.

“Flourishing siswa tidak hanya dibangun oleh lingkungan sekolah yang positif, tetapi juga oleh pengasuhan yang berfokus pada kekuatan anak. Ketika keduanya berjalan beriringan, kekuatan karakter dapat berkembang dan menjadi fondasi bagi kesejahteraan anak”, ungkapnya.

Diskusi selama ujian berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari tim penguji mengenai pengembangan model, implikasi praktis bagi dunia pendidikan, serta peluang implementasi hasil penelitian dalam penyusunan kebijakan sekolah yang lebih berorientasi pada kesejahteraan peserta didik.

Melalui disertasi ini, Wresti memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian psikologi pendidikan positif di Indonesia. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi landasan bagi sekolah, guru, orang tua, maupun pemangku kebijakan dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga membantu setiap anak mengenali kekuatan dirinya, membangun karakter positif, dan bertumbuh secara optimal.

Ujian Tertutup Radhiatul Fitri Bahas Dampak Trauma Masa Kanak-Kanak terhadap Pengasuhan dan Perkembangan Emosi Anak

Rilis Jumat, 19 Juni 2026

Pengalaman masa kanak-kanak tidak hanya membentuk individu pada masa tersebut, tetapi juga dapat memengaruhi cara seseorang menjalani peran sebagai orang tua di kemudian hari. Topik inilah yang menjadi fokus penelitian Radhiatul Fitri, S.Psi., M.Psi., Psikolog dalam Ujian Tertutup Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026.

Dalam ujian tersebut, Radhiatul mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Trauma Masa Kanak-Kanak dan Pengasuhan Ibu: Peran Reflective Functioning Spesifik Trauma (RF-T) pada Pemrosesan Neural Emosi Anak dan Persepsi Kompetensi Pengasuhan.”

Ujian Tertutup dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Tim Penguji. Disertasi ini disusun di bawah bimbingan Supra Wimbarti, M.Sc., Ph.D., Psikolog sebagai Promotor dan Dr. Nita Handayani, S.Si., M.Si. sebagai Ko-promotor.

Sementara itu, Tim Penguji terdiri atas Dra. Sri Kusrohmaniah, M.Si., Ph.D., Psikolog, Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si., M.Psych., Ph.D., Psikolog, Dr. dr. Ahmad Asmedi, Sp.S(K)., M.Kes. dari Fakultas Kedokteran UGM, serta Galang Lufityanto, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog dari Wenzhou-Kean University, China.

Melalui penelitian ini, Radhiatul mengkaji keterkaitan antara pengalaman trauma masa kanak-kanak yang dialami ibu dengan proses pengasuhan yang dijalankan pada masa dewasa. Secara khusus, penelitian ini menyoroti peran Reflective Functioning Spesific Trauma (RF-T), yaitu kemampuan individu untuk memahami, merefleksikan, dan memberi makna terhadap pengalaman traumatis yang pernah dialaminya.

Kajian ini menjadi menarik karena tidak hanya melihat dampak trauma pada tingkat psikologis orang tua, tetapi juga menelusuri bagaimana pengalaman tersebut dapat berkaitan dengan pemrosesan emosi anak pada tingkat neural serta persepsi ibu terhadap kompetensinya dalam mengasuh.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman traumatis yang tidak diproses secara adaptif berpotensi memengaruhi kualitas pengasuhan. Sebaliknya, kemampuan reflektif terhadap pengalaman trauma dapat menjadi faktor penting yang membantu individu memahami pengalaman masa lalunya secara lebih sehat dan mendukung relasi pengasuhan yang lebih positif.

Diskusi selama ujian berlangsung secara dinamis dengan berbagai masukan dari tim penguji yang berasal dari bidang psikologi perkembangan, psikologi klinis, hingga ilmu saraf. Perspektif multidisiplin tersebut memperkaya pembahasan mengenai hubungan antara trauma, pengasuhan, dan perkembangan emosi anak.

Melalui disertasi ini, Radhiatul memberikan kontribusi pada pengembangan kajian psikologi perkembangan dan keluarga, khususnya dalam memahami mekanisme psikologis yang menjembatani pengalaman trauma orang tua dengan proses pengasuhan pada generasi berikutnya. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan intervensi dan program pendampingan keluarga yang lebih sensitif terhadap pengalaman trauma, sehingga mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

Sartana Bahas Konstruksi Identitas Nasional Generasi Milenial dalam Ujian Tertutup Doktor Psikologi UGM

Rilis Kamis, 11 Juni 2026

Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, dan perubahan sosial yang semakin dinamis, pertanyaan mengenai bagaimana generasi muda memaknai identitas kebangsaannya menjadi semakin relevan. Isu tersebut menjadi fokus penelitian yang diangkat oleh Sartana, M.A. dalam Ujian Tertutup Program Studi Doktor Ilmu Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada yang diselenggarakan pada Selasa, 9 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Sartana mempertahankan disertasinya yang berjudul “Konstruksi Identitas Nasional Generasi Milenial di Indonesia.” Penelitian ini berupaya memahami bagaimana generasi milenial membangun, memaknai, dan menegosiasikan identitas nasional mereka dalam konteks kehidupan sosial yang terus berubah.

Ujian Tertutup dipimpin oleh Dekan Fakultas Psikologi UGM, Rahmat Hidayat, S.Psi., M.Sc., Ph.D., selaku Ketua Tim Penguji. Disertasi ini disusun di bawah bimbingan Prof. Dr. Avin Fadilla Helmi, M.Si., sebagai Promotor dan Edilburga Wulan Saptandari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog sebagai Ko-promotor.

Sementara itu, Tim Penguji terdiri atas Prof. Drs. Subandi, M.A., Ph.D., Psikolog, Dr. Arum Febriani, S.Psi., M.A., serta Dr. Siti Rohmah Nurhayati, M.Si., dari Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta.

Melalui penelitiannya, Sartana mengkaji identitas nasional sebagai konstruksi psikologis yang tidak hanya melibatkan aspek kognitif berupa pandangan dan pemahaman mengenai bangsa, tetapi juga aspek afektif yang berkaitan dengan perasaan dan keterikatan emosional terhadap identitas kebangsaan.

Salah satu diskusi menarik dalam ujian berlangsung ketika Dr. Arum Febriani mengajukan pertanyaan mengenai hubungan antara dimensi afektif dan dimensi kognitif dalam identitas nasional. Menanggapi hal tersebut, Sartana menjelaskan bahwa kedua dimensi tersebut tidak dapat dipisahkan secara tegas.

“Kedua dimensi ini tidak terpisah. Dalam beberapa kondisi, misalnya ketika seseorang mengalami emosi yang ambivalen, aspek kognitif dan emosional bekerja secara bersamaan dalam membentuk identitas nasional,” jelas Sartana.

Diskusi berikutnya menyoroti tujuan penelitian yang juga berupaya mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman individu terhadap identitas nasional. Sartana menjelaskan bahwa faktor-faktor tersebut lebih tepat dipahami sebagai pemicu atau kondisi yang mendorong muncul dan berkembangnya identitas nasional pada individu. Menanggapi hal tersebut, Dr. Arum memberikan masukan agar istilah yang digunakan dalam penelitian dapat disesuaikan sehingga lebih merepresentasikan peran faktor tersebut sebagai pemicu terbentuknya identitas nasional.

Melalui penelitian ini, Sartana menawarkan perspektif bahwa identitas nasional bukanlah konsep yang statis, melainkan terus dibangun melalui interaksi antara pengalaman personal, emosi, nilai-nilai sosial, serta konteks kebangsaan yang dihadapi individu sepanjang hidupnya.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian psikologi sosial dan psikologi kebangsaan di Indonesia, sekaligus memperkaya pemahaman mengenai bagaimana generasi milenial memaknai identitas nasional di tengah berbagai perubahan sosial yang terjadi pada era kontemporer.

 

Penulis: Yutia Cesarinda Kusumawati

123…9
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Doktor Ilmu Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada

Jl. Sosio Humaniora Bulaksumur
Yogyakarta 55281 Indonesia
doktor.psikologi[at]ugm.ac.id
Doktor Ilmu Psikologi UGM
doktorpsikologiugm
+62 822 2720 5719
+62 (274) 550435
+62 (274) 550435

Profil

  • Sekilas Pandang
  • Pengelola
  • Promotor & Ko-Promotor
  • Unit Pendukung Penelitian

Akademik

  • Panduan Akademik
  • Kurikulum 2014
  • Kurikulum 2020
  • Simaster
  • Sistem Informasi Terintegrasi

Fasilitas

  • PERPUSTAKAAN
  • PENJAMINAN MUTU
  • AKSES JURNAL DAN EBOOK
  • LAYANAN TEKNOLOGI INFORMASI

Kemahasiswaan & Alumni

  • Prestasi Mahasiswa
  • Promovendus Club
  • Profil Mahasiswa

© 2021 Universitas Gadjah Mada