- muhnurhaqismannesa@mail.ugm.ac.id
- Angkatan 2025
Kecemasan Matematika dalam Konteks Pendidikan Indonesia
Kecemasan matematika merupakan hambatan afektif yang secara konsisten mengganggu performa matematis melalui mekanisme interferensi memori kerja dan penurunan persepsi kontrol. Meskipun basis bukti global sangat kuat, pemahaman mengenai fenomena ini di Indonesia terkendala oleh ketiadaan instrumen tervalidasi, belum terpetakannya pengalaman kontekstual siswa, belum terposisikannya temuan lokal dalam lanskap internasional, serta belum terujinya mekanisme kausal pada populasi Indonesia.
Disertasi ini merespons keempat kesenjangan tersebut melalui program penelitian multi-studi terintegrasi pada siswa SMA Indonesia. Fase pertama mengadaptasi dan memvalidasi Abbreviated Math Anxiety Scale versi Indonesia (AMAS- ID) menggunakan Bayesian CFA dan pengujian measurement invariance. Fase kedua mengimplementasikan desain sequential explanatory mixed methods untuk memetakan profil kecemasan dan mengeksplorasi pengalaman hidup siswa. Fase ketiga melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis untuk mensintesis bukti global dan mengidentifikasi moderator. Fase keempat menguji mekanisme interferensi memori kerja secara eksperimental. Kerangka teoretis mengintegrasikan Attentional Control Theory dan Control-Value Theory.
Program ini diharapkan menghasilkan instrumen tervalidasi, pemahaman kontekstual, perspektif komparatif, dan bukti kausal yang secara kumulatif menginformasikan pengembangan intervensi berbasis bukti bagi pendidikan matematika Indonesia.
Muh. Nur Haq I. S. Mannesa adalah mahasiswa Program Doktor Ilmu Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui jalur percepatan (fast-track). Saat ini ia bekerja sebagai Laboratory Assistant di Laboratorium Proses Mental & Perilaku, Fakultas Psikologi UGM, tempat ia mengelola instrumentasi psikofisiologi seperti EEG, GSR, dan Eye Tracker untuk mendukung riset dan praktikum. Tema disertasi yang sedang ditekuninya berfokus pada korelasi neural kecemasan matematika (mathematical anxiety) melalui pendekatan Cognitive Neuroscience.
Kunjungi saya di Instagram, LinkedIn, X/Twitter, Medium, Kompasiana, Google Scholar.
